Jateng

Di Tengah Duka, Istri Korban KM Virgo Transport 8 Asal Boyolali Sempat Tersenyum di Pusara Suami

Di Tengah Duka, Istri Korban KM Virgo Transport 8 Asal Boyolali Sempat Tersenyum di Pusara Suami
Di Tengah Duka, Istri Korban KM Virgo Transport 8 Asal Boyolali Sempat Tersenyum di Pusara Suami
A− A+

Media Blora – Isak tangis dan duka mendalam menyelimuti prosesi pemakaman korban KM Virgo Transport 8 yang berasal dari Boyolali, Jawa Tengah. Di tengah suasana haru, seorang istri korban terlihat sempat tersenyum saat menaburkan bunga di pusara suaminya. Momen mengharukan itu menjadi simbol keikhlasan keluarga meski harus kehilangan orang tercinta akibat tragedi kapal yang terbalik di perairan Laut Jawa.

KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin. Insiden tersebut menyebabkan puluhan penumpang dan awak kapal menjadi korban. Hingga Selasa (29/9/2026), tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan bersama Mabes Polri terus bekerja keras mengidentifikasi jenazah yang ditemukan. Sebanyak 41 korban tewas telah berhasil diidentifikasi, sementara proses pencarian dan evakuasi masih berlanjut.

Baca juga:

Korban asal Boyolali yang dimakamkan pada Selasa (29/9/2026) merupakan salah satu penumpang yang sebelumnya dinyatakan hilang. Jenazahnya ditemukan setelah proses pencarian selama lebih dari dua pekan. Keluarga di Boyolali menerima kabar penemuan jenazah pada Senin (28/9/2026) malam. Meski dilanda kesedihan, sang istri tampak tegar dan bahkan tersenyum saat prosesi pemakaman, seolah memberi kekuatan kepada keluarga yang lain.

Kisah serupa juga dialami keluarga korban lainnya. Di Solo, jenazah Guntur Aji Pangestu (27) dimakamkan di Sasana Untoroloyo, Debegan, Mojosongo, Jebres. Guntur ditemukan di dalam kamar kapal dalam kondisi utuh setelah lebih dari dua pekan hilang. Kembarannya, Guruh Adi Pangestu, mengaku lega meski harus merelakan kepergian saudaranya. “Alhamdulillah dari segi jasad almarhum masih lengkap, masih utuh,” ujar Guruh saat ditemui di rumah duka.

Di Tulungagung, jenazah Yuli Purwanto, sopir truk yang hendak mengirim barang ke Kalimantan, juga telah dipulangkan ke rumah duka pada Selasa (29/9/2026). Yuli merupakan salah satu dari enam warga Tulungagung yang sempat dinyatakan hilang. Camat Besuki, Andik Andewiyanto, membenarkan bahwa jenazah Yuli telah diidentifikasi dan dipulangkan dari Banjarmasin. Keluarga pun menerima kabar tersebut dengan penuh keikhlasan.

Baca juga:

Sementara itu, di Cirebon, keluarga Yaya Carya akhirnya mendapatkan kepastian setelah 15 hari menanti. Anak pertama Yaya, Siti Hanah Sulastri, mengungkapkan rasa bahagia sekaligus sedih. “Alhamdulillah, setelah 15 hari pencarian akhirnya ada titik terang,” kata Siti. Jenazah Yaya telah teridentifikasi dan dipulangkan ke kampung halaman untuk dimakamkan.

Proses evakuasi korban yang terjebak di dalam kapal bukan perkara mudah. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Solo, Edi Soekono, menjelaskan bahwa petugas harus berupaya maksimal untuk mengeluarkan jenazah dari lokasi kejadian. Kondisi kapal yang terbalik dan berada di perairan Laut Jawa menambah tingkat kesulitan operasi pencarian dan evakuasi.

Hingga kini, keluarga korban KM Virgo Transport 8 masih menantikan informasi mengenai anggota keluarga lain yang belum ditemukan. Pemerintah dan tim SAR terus berupaya melakukan pencarian dan identifikasi. Duka mendalam dirasakan oleh seluruh keluarga korban, namun semangat keikhlasan dan ketabahan terus menguatkan mereka dalam menghadapi cobaan berat ini.

Baca juga:

Dalam situasi duka, momen istri korban asal Boyolali yang sempat tersenyum di pusara suami menjadi pengingat bahwa di balik kesedihan, ada kekuatan dan keikhlasan yang mampu menguatkan hati. Semoga seluruh korban KM Virgo Transport 8 mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Mungkin Anda Suka