Media Blora – Pemerintah Kota Sungai Penuh resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) tahun 2026. Langkah ini menjadi sorotan publik mengingat peran strategis Dishub dalam mengatur lalu lintas dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebanyak lima pejabat dinyatakan lolos seleksi administrasi dan siap bersaing memperebutkan kursi orang nomor satu di Dishub Kota Sungai Penuh.
Kelima nama tersebut adalah Ade Saputra, S.Pd., M.M., Penny Pebriyanti, S.Pt., M.Si., Sansri Harsa, S.Sos., M.Si., Ulul Azmi, S.H., M.Si., dan Drs. Yulizar, M.AP. Mereka kini harus melewati tahapan seleksi berikutnya, termasuk asesmen kompetensi dan wawancara, sebelum Wali Kota Sungai Penuh menetapkan pejabat definitif.
Posisi Kadishub saat ini dijalankan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Dianda Putra, yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Meski hanya sebagai Plt, Dianda dinilai berkinerja baik dalam menjalankan sejumlah agenda penataan transportasi dan pelayanan lalu lintas. Salah satu capaian yang diapresiasi adalah respons cepat terhadap perbaikan fasilitas jalan di kawasan samping Loket Ayu Sungai Penuh.
Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Adharianto, menyampaikan terima kasih kepada Dishub atas pelebaran kembali palang jalan di kawasan tersebut. Menurutnya, perbaikan itu sangat penting karena lokasi berada dekat dengan sejumlah sekolah dan memiliki aktivitas kendaraan yang cukup padat, terutama pada jam sekolah. “Kini jalan di sana sudah lebih leluasa dilalui kendaraan,” ujarnya.
Adharianto juga menegaskan bahwa penentuan Kadishub definitif merupakan kewenangan Wali Kota. Ia berharap pejabat yang nantinya ditetapkan dapat melanjutkan pembenahan pelayanan, penataan lalu lintas, serta meningkatkan kinerja Dishub secara keseluruhan.
Selain penataan lalu lintas, Dishub Kota Sungai Penuh juga tengah fokus pada optimalisasi retribusi parkir. Pemerintah Kota telah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 54 Tahun 2026 tentang tata kelola retribusi parkir di tepi jalan umum. Kebijakan ini diharapkan mampu mendongkrak PAD dari sektor parkir yang selama ini menjadi salah satu sumber pendapatan potensial.
Seleksi terbuka JPT Pratama ini menjadi momen penting bagi Pemkot Sungai Penuh untuk mendapatkan pemimpin yang mampu menjawab tantangan transportasi perkotaan. Kelima kandidat memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman yang beragam, mulai dari pendidikan, peternakan, sosial, hukum, hingga administrasi publik. Publik menaruh harapan besar agar Kadishub terpilih nanti dapat membawa perubahan positif, terutama dalam hal pelayanan publik dan peningkatan PAD.
Proses seleksi dijadwalkan berlangsung ketat dan transparan. Setiap kandidat akan diuji kompetensinya sesuai dengan kebutuhan organisasi. Hasil akhir nantinya akan diumumkan setelah melalui pertimbangan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan panitia seleksi daerah.
Dengan kinerja Plt Kadishub yang dinilai baik, publik berharap estafet kepemimpinan di Dishub Kota Sungai Penuh tetap berlanjut. Siapa pun yang terpilih, tantangan untuk membenahi transportasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat semakin besar. Kelima nama yang masuk seleksi kini menjadi sorotan, menanti siapa yang akan dipercaya mengemban amanah sebagai penerus Dianda Putra.








