Ekonomi

Pemerintah Siapkan AI untuk Digitalisasi Bansos, 50 Juta Penerima Manfaat Dituju

Pemerintah Siapkan AI untuk Digitalisasi Bansos, 50 Juta Penerima Manfaat Dituju
Pemerintah Siapkan AI untuk Digitalisasi Bansos, 50 Juta Penerima Manfaat Dituju
A− A+

Fokus Jepara – Pemerintah Indonesia saat ini sedang menyiapkan pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk meningkatkan ketepatan sasaran dan efisiensi. Inisiatif ini merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan bahwa pemerintah tengah melakukan uji coba digitalisasi bansos di Banyuwangi, Jawa Timur. Menurutnya, penerapan teknologi dalam program bansos memiliki potensi dampak yang sangat besar mengingat jumlah penerima manfaat yang mencapai jutaan keluarga di seluruh Indonesia.

Baca juga:

Jika implementasi tersebut dapat diperluas secara nasional, Indonesia berpeluang memiliki salah satu program inklusi keuangan digital terbesar di tingkat global. Program tersebut menyasar 18 juta keluarga penerima manfaat atau setara dengan 50 juta warga Indonesia.

Pemerintah juga menargetkan perluasan piloting atau uji coba digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos) ini bisa diterapkan ke seluruh Indonesia. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengumpulkan 43 kepala daerah untuk membahas soal Percepatan Transformasi Digital Pemerintah.

Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sekaligus Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Panjaitan. Tito mengatakan bahwa percepatan ini diharapkan menjadi cikal bakal Government Technology (GovTech) di Indonesia.

Baca juga:

Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan bahwa teknologi digital harus menjadi instrumen yang mampu meningkatkan produktivitas berbagai kelompok masyarakat, mulai dari petani, nelayan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga generasi muda.

Di samping itu, pemerintah juga terus mendorong pemanfaatan teknologi baru seperti AI, Internet of Things (IoT), dan berbagai platform digital agar tidak hanya berkembang di sektor teknologi, tetapi juga dapat diterapkan pada sektor-sektor produktif yang menjadi penggerak utama ekonomi nasional.

Dalam kesimpulan, upaya pemerintah untuk digitalisasi bansos dengan menggunakan AI merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial. Dengan demikian, diharapkan program bansos dapat lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga:

Mungkin Anda Suka