Sport

BRI Super League 2026/2027 Memanas: Persija Terkaya, Persib Juara Bertahan, dan Drama Laga Tanpa Penonton

BRI Super League 2026/2027 Memanas: Persija Terkaya, Persib Juara Bertahan, dan Drama Laga Tanpa Penonton
BRI Super League 2026/2027 Memanas: Persija Terkaya, Persib Juara Bertahan, dan Drama Laga Tanpa Penonton
Daftar Isi
  1. Persija Jakarta Masih Jadi Tim Termahal
  2. Persib Bandung dan Misi Tiga Gelar Beruntun
  3. Madura United Jaga Ritme di Tengah Jeda Kompetisi
  4. Laga Persebaya Pindah Venue dan Tanpa Penonton
  5. Jadwal Padat Menanti
A− A+

Media Blora – Kompetisi sepak bola tanah air kembali bergulir dengan nama baru yang lebih bergengsi, BRI Super League 2026/2027. Ajang yang sebelumnya dikenal sebagai BRI Liga 1 ini langsung menyita perhatian publik sepak bola nasional, bukan hanya karena persaingan di lapangan, tetapi juga karena dinamika di luar lapangan yang tak kalah menarik untuk disimak.

Berdasarkan data terbaru dari Transfermarkt per 2 Oktober 2026, total nilai pasar 18 tim peserta BRI Super League musim ini mencapai sekitar Rp1,64 triliun. Angka tersebut menunjukkan bahwa kualitas dan daya tarik kompetisi kian meningkat dari tahun ke tahun.

Baca juga:

Persija Jakarta Masih Jadi Tim Termahal

Persija Jakarta menempati posisi teratas sebagai tim dengan nilai pasar termahal di BRI Super League 2026/2027. Klub kebanggaan ibu kota itu memiliki estimasi nilai pasar sekitar Rp165,13 miliar, atau setara 10,1 persen dari total nilai pasar seluruh peserta kompetisi.

Posisi Macan Kemayoran diikuti oleh juara bertahan Persib Bandung yang mengantongi nilai pasar sekitar Rp155,13 miliar. Menariknya, dalam daftar sepuluh besar tim termahal, terdapat nama tim promosi Garudayaksa FC yang menempati peringkat keempat. Kehadiran tim promosi di jajaran elite ini menjadi sinyal bahwa persaingan musim ini akan jauh lebih ketat dan sulit diprediksi.

Persib Bandung dan Misi Tiga Gelar Beruntun

Persib Bandung datang ke musim ini dengan status juara bertahan. Pelatih Bojan Hodak mengaku masih terkejut dengan pencapaiannya membawa Maung Bandung menjuarai Liga 1 Indonesia dua musim berturut-turut. Menurut pelatih asal Kroasia itu, meraih gelar juara secara beruntun di Indonesia bukanlah hal yang mudah.

Pada musim 2024/25, Persib menuntaskan kompetisi dengan mengumpulkan 69 poin dari 34 pertandingan. Sementara pada musim sebelumnya, gelar juara diraih setelah mengalahkan Madura United dengan agregat 6-1 di final Championship Series.

Bojan mengakui bahwa pada musim ini ia sempat merasa pesimis. Namun, konsistensi permainan menjadi kunci utama keberhasilan timnya meski menghadapi berbagai tantangan, seperti badai cedera, sanksi pemain, dan jadwal padat karena harus berlaga di AFC Champions League Two.

Baca juga:

Madura United Jaga Ritme di Tengah Jeda Kompetisi

Di sisi lain, Madura United FC memanfaatkan jeda kompetisi BRI Super League dengan menggelar dua laga uji coba pada Jumat dan Sabtu, 2-3 Oktober 2026. Pelatih Jose Gomes menilai agenda tersebut penting untuk menjaga kondisi pertandingan para pemain, terutama mereka yang minim menit bermain atau bahkan belum tampil pada awal musim ini.

Laskar Sape Kerrab tampil impresif pada tiga laga awal dengan mengalahkan Persijap Jepara 2-0, PSS Sleman 3-1, dan PSIM Yogyakarta 2-1. Hasil tersebut membuat Madura United mengoleksi sembilan poin dan berada di posisi runner-up klasemen sementara, dengan catatan tujuh gol dan baru kebobolan dua kali.

Laga Persebaya Pindah Venue dan Tanpa Penonton

Kabar kurang menyenangkan datang dari laga pekan keempat yang mempertemukan Isenmulang Kalteng FC dan Persebaya Surabaya. Pertandingan yang semula dijadwalkan di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, terpaksa dipindahkan ke Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, dan digelar tanpa penonton.

Perpindahan venue ini dilakukan akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan yang berdampak pada belum dibukanya akses penerbangan. Pihak Isenmulang FC pun memohon pengertian seluruh pendukung untuk tidak hadir ke stadion dan sekitarnya.

Menanggapi situasi tersebut, Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan bahwa timnya harus siap melakoni pertandingan di mana pun. Ia tetap menargetkan tiga poin penuh dengan menampilkan hasrat menang yang lebih besar di lapangan, sekaligus mewaspadai kualitas tim promosi yang dinilainya memiliki pemain-pemain berkualitas.

Baca juga:

Jadwal Padat Menanti

Bagi para penggemar sepak bola, jadwal pertandingan malam ini dan beberapa hari ke depan akan tetap menjadi buruan. Berbagai liga Eropa seperti Liga Primer Inggris, La Liga Spanyol, Serie A Italia, Bundesliga Jerman, Ligue 1 Perancis, dan Eredivisie Belanda mulai bergulir, begitu pula Liga Champions UEFA dan Liga Eropa UEFA yang telah memasuki fase grup.

Siaran langsung pertandingan dapat disaksikan melalui berbagai saluran televisi nasional seperti Indosiar, RCTI, SCTV, hingga kanal berlangganan seperti beIN Sports, FOX Sports, dan Mola TV. Para penggemar Fantasy Premier League pun disarankan mencermati jadwal agar tidak melewatkan pertandingan tim favoritnya.

Dengan kombinasi kekuatan finansial, strategi pelatih, dan tantangan nonteknis seperti kondisi cuaca serta jadwal padat, BRI Super League 2026/2027 menjanjikan persaingan yang sengit dan penuh kejutan. Persija sebagai tim termahal, Persib sebagai juara bertahan, serta kehadiran tim promosi yang mengejutkan membuat peta kekuatan kompetisi musim ini sulit diprediksi. Bagi para penggemar, musim ini adalah waktu yang tepat untuk menyaksikan bagaimana ambisi, konsistensi, dan adaptasi menjadi penentu siapa yang layak mengangkat trofi juara di akhir kompetisi.

Mungkin Anda Suka