Daftar Isi
Media Blora – BANDUNG — Persib Bandung tengah bersiap menghadapi agenda padat domestik dan internasional dengan modal kepercayaan diri yang meningkat. Skuad Maung Bandung perlahan kembali ke kekuatan penuh setelah sejumlah pilar utama pulih dari cedera, meski di saat bersamaan tim kehilangan sosok penting di tim kepelatihan.
Berdasarkan pantauan di sesi latihan, sejumlah nama krusial seperti Sandy Walsh, Danijel Loncar, Luciano Guaycochea, hingga gelandang asal Jepang Gakuto Notsuda sudah kembali merumput dan mengikuti seluruh menu latihan bersama rekan setimnya tanpa kendala berarti. Kehadiran mereka menjadi suntikan moral bagi staf pelatih dalam merancang rotasi pemain yang ideal.
Pelatih kepala Persib, Igor Tolic, menyebut komposisi skuad yang lengkap akan memberikan fleksibilitas tinggi bagi timnya untuk menurunkan formasi terbaik. Meski begitu, Pangeran Biru masih menanti dua pemain yang tengah menunaikan tugas negara, yakni Thom Haye dan penyerang sayap Ragnar Oratmangoen. Keduanya dijadwalkan segera merapat ke Bandung begitu agenda bersama Timnas Indonesia di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 rampung.
Pelatih Kiper Mario Jozic Pulang ke Kroasia
Di tengah kabar positif tersebut, Persib harus menghadapi tantangan baru menjelang laga perdana ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup. Pelatih kiper Mario Jozic harus kembali ke negaranya, Kroasia, untuk menjalani pemulihan cedera.
Igor Tolic mengungkapkan bahwa cedera tersebut dialami Jozic saat Persib menghadapi Persija Jakarta pada pekan kedua Super League 2026/2027. “Pelatih kiper mengalami cedera pada pertandingan melawan Persija. Dia sudah menjalani beberapa perawatan,” ujar Tolic di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Akibat cedera itu, Jozic tidak ikut dalam perjalanan tim ke Seoul, Korea Selatan, untuk menghadapi FC Seoul, maupun ke Jepara melawan Persijap Jepara. Ia bertolak menuju Zagreb pada Selasa (29/9/2026) guna mendapatkan pemeriksaan tambahan sekaligus perawatan lanjutan.
“Dia tidak bersama kami saat di Seoul maupun Jepara, dan dia kembali ke Kroasia untuk menjalani pemulihan,” tambah Igor Tolic.
Selama Jozic absen, tugas melatih para penjaga gawang Persib untuk sementara dijalankan oleh I Made Wirawan. Mantan kiper tersebut membantu program latihan, dibantu Zlatko Runje yang memiliki pengalaman sebagai mantan penjaga gawang dan pernah menjalankan tugas sebagai pelatih kiper.
Persija Jakarta Makin Percaya Diri
Di sisi lain, rival abadi Persib, Persija Jakarta, justru tengah berada dalam momentum positif. Pemain Persija, Kyohei Yoshino, yakin timnya bisa lebih menggila di Super League 2026-2027 seiring semakin kuatnya chemistry antar pemain.
Macan Kemayoran belum menelan kekalahan dalam tiga laga awal. Mereka mengalahkan Borneo FC (1-0), Persib Bandung (2-1), dan Java United (1-0). Dalam tiga pertandingan itu, Persija mencatatkan 36 tendangan ke gawang lawan, 15 di antaranya tepat sasaran, dan mencetak empat gol.
“Menurut saya, mengawali musim dengan tiga kemenangan berturut-turut adalah awal yang sangat baik. Namun, ada pertandingan-pertandingan di mana kami sebenarnya bisa lebih mendominasi lawan dengan performa yang lebih baik lagi,” kata Yoshino.
Jadwal Padat Menanti
Persib harus segera menutup celah di tim kepelatihan menjelang padatnya jadwal ACC Shopee Cup. Absennya Jozic menjadi ujian tersendiri, terutama dalam menjaga performa penjaga gawang di level kompetisi Asia.
Meski demikian, pulihnya sejumlah pilar utama membuat Igor Tolic memiliki lebih banyak opsi untuk merotasi pemain. Kehadiran lengkap para penggawa diyakini bakal mendongkrak proses pemahaman taktik secara keseluruhan.
Dengan komposisi yang hampir utuh, Persib berpeluang menjaga konsistensi di kompetisi domestik sekaligus bersaing di pentas Asia. Namun, kehilangan pelatih kiper tetap menjadi catatan yang perlu diantisipasi mengingat pentingnya peran tersebut dalam menjaga kestabilan lini belakang.
Persaingan antara Persib dan Persija pun diprediksi kembali memanas seiring performa impresif kedua tim di awal musim. Kemenangan Persija atas Persib pada pekan kedua menjadi modal berharga bagi Macan Kemayoran, sementara Maung Bandung bertekad bangkit di pertemuan berikutnya.








