AXA Mandiri Rayakan Hari Bumi dengan Edukasi Sampah dan Literasi Keuangan di RPTRA Rasamala, Jakarta Selatan

Oleh Dedi Kurniawan 21 Apr 2026, 07:51 WIB 2 Views

MediaBlora – 21 April 2026 | Jakarta Selatan – Sebagai bagian dari perayaan Hari Bumi, PT AXA Mandiri Financial Services menggandeng Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam sebuah aksi sosial yang melibatkan lebih dari lima puluh karyawan perusahaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rasamala, sebuah fasilitas terbuka yang menjadi pusat interaksi antara anak‑anak, keluarga, dan komunitas sekitar.

Para relawan AXA Mandiri tidak hanya hadir sebagai peserta, melainkan juga memberikan kontribusi material. Sebuah komposter modern disumbangkan kepada pihak pengelola RPTRA, dengan harapan dapat mengurangi volume sampah organik yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain itu, tim AXA Mandiri menggelar sesi klinik olahraga yang meliputi basket dan futsal bagi siswa Sekolah Dasar Madrasah Ibtidaiyah Al‑Husna, sebagai upaya mengintegrasikan gaya hidup sehat dalam rangkaian kegiatan lingkungan.

Pada sore harinya, fokus bergeser ke aspek ekonomi rumah tangga. AXA Mandiri menyelenggarakan lokakarya literasi keuangan yang ditujukan kepada pelaku usaha mikro perempuan serta ibu‑ibu yang tinggal di sekitar RPTRA. Materi yang disampaikan mencakup dasar‑dasar pengelolaan keuangan, perencanaan keuangan keluarga, dan pentingnya perlindungan finansial melalui produk asuransi. Program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, terutama pada lapisan masyarakat yang rentan.

Acara tersebut juga menyoroti konsep ekonomi sirkular yang kini semakin menjadi agenda utama dalam kebijakan publik. AXA Mandiri dan Pemerintah DKI Jakarta menekankan pentingnya pendekatan 5R – Refuse (menolak), Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), Recycle (mendaur ulang), dan Rot (mengompos). Fokus utama adalah pencegahan timbulan sampah sejak sumbernya, sehingga beban pada TPA dapat ditekan.

  • Refuse: Menolak penggunaan barang yang tidak diperlukan atau berpotensi menjadi sampah.
  • Reduce: Mengurangi volume sampah dengan mengoptimalkan penggunaan sumber daya.
  • Reuse: Menggunakan kembali barang atau material yang masih layak pakai.
  • Recycle: Mendaur ulang material menjadi produk baru.
  • Rot: Mengomposkan sampah organik menjadi pupuk alami.

Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan bahwa pada tahun 2025 total timbunan sampah nasional mencapai 25,14 juta ton, dengan 40,76 % di antaranya berasal dari sisa makanan. Angka ini menegaskan pentingnya pengelolaan sampah organik melalui komposting, seperti yang diusulkan dalam program AXA Mandiri.

Atria Rai menambahkan, “Jika sampah dikelola dan didaur ulang dengan tepat, tingkat pencemaran lingkungan dapat ditekan secara signifikan. Sampah organik, misalnya, dapat diolah menjadi kompos yang berguna sebagai pupuk bagi pertanian kota. Inisiatif kecil seperti ini, bila dilakukan secara konsisten dan kolaboratif, akan menghasilkan dampak besar bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.”

Acara berakhir dengan sesi foto bersama antara perwakilan AXA Mandiri, pejabat Pemprov DKI Jakarta, dan anggota komunitas RPTRA Rasamala. Semua pihak menegaskan komitmen berkelanjutan untuk melanjutkan program edukasi dan pengelolaan sampah serta memperluas jangkauan literasi keuangan ke wilayah lain di Jakarta.

Dengan menggabungkan edukasi lingkungan, olahraga, dan keuangan, AXA Mandiri menunjukkan bagaimana sektor swasta dapat berperan aktif dalam menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya menjaga bumi sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.