Fokus Jepara – Hari Raya Iduladha merupakan salah satu momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia. Pada hari ini, umat Muslim melaksanakan ibadah kurban sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT. Namun, terdapat beberapa hal yang perlu dipahami sebelum melaksanakan ibadah kurban, seperti hukum kurban, panduan niat, dan kesucian hewan kurban.
Menurut para ulama, kurban dan akikah tidak boleh digabungkan dalam satu sembelihan. Keduanya memiliki sebab, tujuan, dan ketentuan yang berbeda sehingga harus dilaksanakan secara terpisah. Imam Ibnu Hajar juga menilai bahwa penggabungan tersebut tidak cukup bahkan dianggap tidak sah.
Niat juga memiliki peran penting dalam pelaksanaan ibadah kurban. Niat haruslah spesifik berupa niat untuk berkurban dan harus dilakukan sebelum proses penyembelihan kurban. Dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda bahwa semua perbuatan itu tergantung dari niatnya.
Umat Islam diperbolehkan berkurban satu ekor kambing untuk seluruh anggota keluarga yang tinggal dalam satu rumah tangga. Namun, kurban kambing tidak boleh dilakukan secara patungan karena hanya sah untuk satu orang saja. Berbeda dengan sapi atau unta yang dapat dibeli secara patungan hingga tujuh orang.
Doa menyembelih hewan kurban juga merupakan hal yang penting. Doa ini adalah wujud pengakuan bahwa segala nikmat berasal dari Allah dan ibadah ini semata-mata untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Anjuran membaca doa saat menyembelih hewan berlandaskan pada firman Allah SWT.
Terakhir, umat Islam juga perlu memperhatikan kesucian hewan kurban. Hewan betina yang masih produktif tidak boleh dikurbankan karena masih memiliki nilai ekonomi bagi peternak. Dengan memahami hukum dan panduan ibadah kurban, umat Muslim dapat melaksanakan ibadah kurban dengan lebih baik dan mendapatkan pahala yang lebih besar.








