Sport

Opening Ceremony World Cup 2026: Semangat Tartan Army hingga Ambisi Seoul dan Barcelona Meriahkan Panggung Global

Opening Ceremony World Cup 2026: Semangat Tartan Army hingga Ambisi Seoul dan Barcelona Meriahkan Panggung Global
Opening Ceremony World Cup 2026: Semangat Tartan Army hingga Ambisi Seoul dan Barcelona Meriahkan Panggung Global
A− A+

Fokus Surabaya – Panggung sepak bola dunia kembali bergemuruh. Opening ceremony World Cup 2026 tidak sekadar menjadi seremoni pembuka sebuah turnamen, melainkan panggung raksasa yang mempertemukan budaya, ambisi kota, dan gairah olahraga dari berbagai penjuru planet. Dari dataran tinggi New Hampshire hingga jalanan Seoul, dari lapangan sepak bola Amerika Serikat sampai tribun Spotify Camp Nou, gaung perhelatan ini terasa di mana-mana.

Opening ceremony World Cup 2026 menjadi magnet yang menyedot perhatian jutaan pasang mata. Bukan hanya karena laga-laga besar yang akan tersaji, tetapi juga karena narasi kemanusiaan yang menyertainya. Salah satu kisah paling menyentuh datang dari Josh Auger, presiden NHSCOT, penyelenggara NH Highland Games & Festival ke-51 yang digelar di Loon Mountain, Lincoln. Ia menyebut bahwa Tartan Army, julukan para pendukung setia Timnas Skotlandia, telah meninggalkan kesan mendalam bagi warga Boston selama perhelatan World Cup 2026.

Baca juga:

“Tartan Army meninggalkan hati mereka yang penuh kasih pada warga Boston selama World Cup, dengan begitu banyak momen kebaikan dan kemurahan hati,” ujar Auger. Festival tahun ini pun sengaja dibuat untuk merayakan sejarah, budaya, dan semangat pantang menyerah bangsa Skotlandia. Berbagai pertunjukan seperti musik live, tarian Highland, atletik berat, hingga kompetisi pipe band akan memeriahkan tiga hari acara tersebut. Kehadiran Strathallan School Pipe Band yang datang langsung dari Skotlandia menjadi daya tarik baru, terlebih setelah mereka menjuarai British Pipe Band Championships 2024.

Di sisi lain, gelaran World Cup 2026 juga membawa berkah bagi kota-kota tuan rumah. Seoul, misalnya, mencatatkan lonjakan reputasi yang signifikan. Wali Kota Oh Se-hoon mengungkapkan bahwa brand kota menjadi aset paling kuat yang mengangkat daya saing finansial Seoul. Dalam unggahan media sosialnya, ia menyebut Seoul kini menempati peringkat ketujuh dunia dalam Global Financial Centres Index (GFCI) edisi ke-40 yang dirilis oleh konsultan asal Inggris, Z/Yen. Posisi ini naik sembilan peringkat dalam lima tahun dari sebelumnya peringkat 16 pada 2021.

“Jika kita gila, itu akan terjadi,” tulis Oh, mengutip ungkapan penuh semangat. Ia mengenang pengalaman tahun 2008 ketika dirinya syok melihat Tokyo dan Beijing muncul dalam ramalan cuaca global CNN sementara Seoul tidak. Pengalaman itu mendorongnya membangun brand kota tanpa henti, termasuk menggelar event snowboard World Cup di Gwanghwamun Square. “Saya gila soal branding karena saya yakin brand yang kuat adalah infrastruktur ekonomi paling efisien,” ujarnya. Kini, Seoul menargetkan diri sebagai tiga kota terbaik dunia dengan meningkatkan kualitas hidup dan kebahagiaan warganya.

Baca juga:

Sementara itu, semangat kompetisi juga menyala di dunia sepak bola klub. Barcelona tengah mengejar kemenangan ketujuh beruntun musim ini saat menghadapi Racing Santander di La Liga. Pelatih Hansi Flick menurunkan formasi dengan beberapa perubahan, termasuk masuknya Karim Adeyemi di sayap kiri menggantikan Anthony Gordon, serta Dani Olmo yang menggantikan Fermin Lopez di lini tengah. Raphinha dan Lamine Yamal tetap menjadi trisula serangan. Di lini belakang, Joao Cancelo dan Andreas Christensen masuk menggantikan Xavi Espart dan Pau Cubarsi, sementara Joan Garcia tetap menjaga gawang.

Di Amerika Serikat, US Open Cup 2026 juga menyita perhatian. Columbus Crew menjamu Orlando City di ScottsMiracle-Gro Field pada semifinal Lamar Hunt U.S. Open Cup. Pemenang laga ini akan melaju ke final 21 Oktober dan mendapatkan hak tuan rumah, sekaligus tiket ke Concacaf Champions Cup 2027. Columbus kembali ke semifinal untuk pertama kalinya sejak 2010 dan tengah memburu gelar kedua setelah 2002. Orlando City juga mengejar trofi kedua mereka setelah menang pada 2022, dengan Antoine Griezmann yang sedang dalam performa panas setelah mencetak gol dalam lima pertandingan berturut-turut.

Tak ketinggalan, dunia maritim juga ikut meramaikan panggung global. Melges 24 World Championship 2026 di Harbor Springs, Michigan, akan berlangsung 19-26 September. Sebanyak 30 dari 52 peserta lolos ke divisi Corinthian, termasuk juara bertahan Zhik Race Team yang dimiliki Miles Quinton dan dikemudikan Geoff Carveth. Tim ini memiliki rekam jejak panjang sejak 1998 dan mencatatkan kemenangan di Corinthian World Championship serta European Sailing Series Corinthian 2025.

Baca juga:

Dengan rangkaian peristiwa ini, opening ceremony World Cup 2026 bukan hanya tentang sepak bola. Ia adalah tentang bagaimana sebuah turnamen global mampu menggerakkan budaya, ekonomi, dan semangat kompetisi di berbagai belahan dunia. Dari pipa Skotlandia yang bergema di pegunungan New Hampshire, ambisi Seoul menjadi kota kelas dunia, hingga determinasi Barcelona dan tim-tim Amerika di lapangan, semua menyatu dalam satu narasi besar: dunia yang bergerak maju melalui sportivitas dan persaudaraan.

Mungkin Anda Suka