News

Ricky Nelson: Dari Persija Jakarta ke Persis Solo, Misi Promosi ke Super League

Ricky Nelson: Dari Persija Jakarta ke Persis Solo, Misi Promosi ke Super League
Ricky Nelson: Dari Persija Jakarta ke Persis Solo, Misi Promosi ke Super League
A− A+

Fokus Jepara – Ricky Nelson, sosok penting di Persija Jakarta, resmi meninggalkan posisinya sebagai Direktur Akademi dan asisten pelatih di Persija Jakarta tahun 2026. Ia kini bergabung dengan Persis Solo untuk melatih tim dalam upaya promosi kembali ke Super League.

Sebelumnya, Ricky Nelson berhasil membawa Persija Academy meraih penghargaan akademi terbaik serta gelar juara EPA U-20. Ia juga berperan sebagai asisten pelatih kepala tim utama Persija saat masih diasuh oleh Carlos Pena dan Mauricio Souza pada 2024-2026.

Baca juga:

Keberhasilan Ricky Nelson selama menakhodai Persija Development meninggalkan jejak yang cukup besar bagi pembinaan pemain muda Macan Kemayoran. Di bawah arahannya, akademi Persija berkembang menjadi salah satu yang paling diperhitungkan di Indonesia.

Ricky Nelson mengakui jika tujuan untuk bisa kembali ke Super League memang tidak mudah. Hanya saja dirinya yakin dengan kebersamaan dan kekompakan antara klub dengan suporter, ambisi ini dapat dicapai.

Baca juga:

Di sisi lain, Ricky Nelson juga memiliki hubungan yang unik dengan Bob Dylan. Dalam sebuah wawancara, Bob Dylan menyebutkan bahwa lagu ‘Garden Party‘ oleh Ricky Nelson adalah lagu terbaik yang pernah ditulis tentang dirinya.

Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimilikinya, Ricky Nelson diyakini dapat membawa Persis Solo kembali ke Super League. Ia sendiri telah menyatakan optimis dengan dukungan suporter dan manajemen, Laskar Sambernyawa bisa meraih target promosi yang diinginkan.

Baca juga:

Kesimpulan dari perpindahan Ricky Nelson dari Persija Jakarta ke Persis Solo adalah bahwa ia memiliki misi untuk membawa tim barunya kembali ke Super League. Dengan kemampuan dan pengalaman yang dimilikinya, ia diyakini dapat mencapai tujuan tersebut.

Alya Prameswari

Myrddin Mackynsie Abiola, atau yang akrab dipanggil "Myr" oleh tanaman hiasnya (karena tanaman tidak bisa berbicara), adalah penulis yang memulai karirnya pada tahun 2022. Surabaya menjadi tempat tinggalnya yang nyaman, meski ia lebih sering berselingkuh dengan jalan-jalan Indonesia demi liputan, berasa seperti reporter versi nomaden. Selain menulis dengan penuh semangat, Myr juga menghabiskan waktu mengamati bintang—mencari tahu apa yang dilakukan para bintang Hollywood ketika tidak terjebak dalam drama. Jadi, jika Anda melihat seseorang berjalan sambil memeluk pot monstera sambil mondar-mandir menatap langit malam, bisa dipastikan itu adalah Myr.

Mungkin Anda Suka