News

Iran Mengambil Peluang untuk Pecah Belah Kongsi AS-Israel

Iran Mengambil Peluang untuk Pecah Belah Kongsi AS-Israel
Iran Mengambil Peluang untuk Pecah Belah Kongsi AS-Israel
A− A+

Fokus Jepara – Iran memimpin klasemen Grup G Piala Dunia 2026 setelah menahan Belgia imbang di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat persaingan di grup ini terbuka dan akan ditentukan pada laga terakhir.

Belgia tampil dominan sejak menit-menit awal, tetapi Iran tampil tenang dan beberapa kali menggagalkan peluang berbahaya Belgia. Pada menit ke-66, Belgia kehilangan Nathan Ngoy yang menerima kartu merah langsung, sehingga Iran mulai berani keluar menyerang dan beberapa kali memaksa Courtois melakukan penyelamatan penting.

Baca juga:

Analis pertahanan Barat menyatakan bahwa Iran memanipulasi situasi untuk menciptakan ketegangan antara sekutu setia AS dan Israel. "Saya pikir Iran menggunakan Lebanon sebagai alat untuk memperlebar jurang antara Israel dan Amerika Serikat," kata Wolfgang Pusztai.

Perkembangan diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran memasuki babak yang berpotensi mengubah lanskap geopolitik Timur Tengah secara fundamental. Draf Memorandum of Understanding (MoU) berisi 14 poin yang dijadwalkan akan ditandatangani di Jenewa menjadi sinyal kuat, kedua negara mulai bergeser dari strategi coercive diplomacy menuju managed strategic competition.

Baca juga:

Penandatanganan resmi kesepakatan damai AS-Iran akan berpotensi mengubah lanskap geopolitik Timur Tengah secara fundamental. Namun, masih ada beberapa ketidakpastian yang perlu diatasi sebelum penandatanganan resmi dilaksanakan.

Baca juga:

Mungkin Anda Suka