Prabowo Subianto dan Gubernur Luthfi Bangun Komitmen Kebangsaan di KPPD Magelang

Oleh Slamet Widodo 18 Apr 2026, 21:51 WIB 4 Views

MediaBlora – 18 April 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara langsung menghadiri Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diselenggarakan di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada Sabtu, 18 April 2026. Kedatangan presiden disertai oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif pusat dan legislatif daerah dalam rangka memperkuat arah pembangunan nasional.

Acara KPPD ini mempertemukan lebih dari lima ratus ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi, kabupaten, dan kota dari seluruh pelosok Indonesia. Menurut laporan Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, jumlah peserta mencapai 503 orang, mencerminkan keragaman geografis, etnis, dan latar belakang pendidikan yang luas. Selama lima hari, mulai 15 hingga 19 April 2026, para pimpinan DPRD didorong untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperdalam wawasan kebangsaan, serta memperkuat koordinasi lintas tingkatan pemerintahan.

Keputusan Prabowo untuk hadir secara pribadi, meski sempat disarankan untuk diwakilkan, menimbulkan sorotan. “Setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh Ketua DPRD dari seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung,” ujarnya dalam sambutan pembuka. Presiden menegaskan bahwa dialog “dari hati ke hati” menjadi kunci utama untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan komitmen bersama dalam mengabdi kepada bangsa.

Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti fakta bahwa keberagaman suku, daerah, pendidikan, maupun profesi tidak boleh menjadi penghalang dalam membangun visi pembangunan yang inklusif. “Kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, tetapi kita semua adalah anak bangsa yang punya tanggung jawab yang sama,” tegasnya. Presiden juga mengingatkan pentingnya semangat patriotisme sebagai landasan utama dalam setiap kebijakan yang diambil oleh para pimpinan DPRD, menegaskan bahwa kecintaan terhadap tanah air harus tercermin dalam tindakan konkret.

Gubernur Ahmad Luthfi, yang memimpin Jawa Tengah bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menambah perspektif mengenai kolaborasi antar lembaga. Luthfi menekankan bahwa sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci untuk menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks, serta memastikan program pemerintah dapat dijalankan secara efektif hingga ke tingkat daerah. “Kerja sama lintas tingkatan pemerintahan adalah fondasi untuk mempercepat pembangunan dan menjamin keadilan dalam distribusi manfaat,” ujarnya.

  • Jumlah peserta KPPD: 503 Ketua DPRD provinsi, kabupaten, dan kota.
  • Waktu pelaksanaan: 15–19 April 2026.
  • Lokasi: Lembah Tidar, Magelang, Jawa Tengah.
  • Fokus agenda: Penguatan kapasitas kepemimpinan, nilai kebangsaan, dan koordinasi pusat‑daerah.

Selama sesi dialog, para peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi daerah masing‑masing, mengidentifikasi hambatan pembangunan, serta merumuskan langkah strategis yang selaras dengan kebijakan nasional. Diskusi tersebut dipandu oleh tim ahli yang diangkat oleh Kementerian Dalam Negeri dan Lemhannas, dengan menekankan pendekatan berbasis data dan partisipatif.

Prabowo menutup sesi dengan panggilan aksi kepada seluruh pimpinan DPRD: menjadikan semangat kebangsaan sebagai landasan setiap keputusan, serta menyalurkan energi positif untuk menciptakan kebijakan yang berkeadilan dan berkelanjutan. “Kita harus menjadi contoh bagi rakyat, menunjukkan bahwa pelayanan publik dapat dijalankan dengan integritas, dedikasi, dan rasa cinta tanah air yang mendalam,” katanya.

Acara KPPD ini tidak hanya menjadi forum akademik, melainkan juga platform simbolik yang menghubungkan hati para pemimpin daerah dengan visi besar bangsa. Dengan dukungan penuh dari Presiden dan Gubernur Jawa Tengah, diharapkan sinergi yang terjalin dapat memperkuat koordinasi nasional, mempercepat realisasi program pembangunan, serta menumbuhkan rasa kebersamaan yang melampaui batas geografis.

Secara keseluruhan, kehadiran Prabowo Subianto dan Ahmad Luthfi di KPPD Magelang menegaskan komitmen tinggi pemerintah pusat dan daerah dalam membangun Indonesia yang lebih kuat, adil, dan berdaya saing. Momentum ini diharapkan menjadi titik tolak bagi para pimpinan DPRD untuk menerjemahkan nilai kebangsaan menjadi aksi nyata di lapangan, memastikan bahwa setiap kebijakan yang dihasilkan benar‑benar mencerminkan kepentingan rakyat Indonesia secara menyeluruh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.