News

Australia Bangun Benteng Rudal Rp910 Miliar, F-35 Jadi Kunci Indo-Pasifik

A− A+

Fokus Jepara – Berita terbaru dari Australia menunjukkan bahwa negara tersebut sedang membangun benteng rudal baru dengan nilai sekitar Rp910 miliar. Benteng ini akan menjadi salah satu komponen penting dalam strategi pertahanan Australia di wilayah Indo-Pasifik.

Menurut laporan, Australia telah menandatangani kontrak dengan perusahaan kontraktor militer untuk membangun benteng rudal di pantai barat Australia. Benteng ini akan dilengkapi dengan sistem rudal pencegat Patriot dan kapal selam serang yang dapat dilengkapi dengan rudal balistik bertenaga nuklir.

Baca juga:

Nilai kontrak ini sekitar Rp910 miliar, yang merupakan salah satu investasi terbesar dalam sejarah Australia dalam bidang pertahanan. Benteng ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pertahanan Australia untuk melawan ancaman dari negara-negara tetangga.

Di sisi lain, Amerika Serikat telah mengumumkan kontrak untuk meningkatkan produksi rudal pencegat Patriot dan membangun kapal selam serang dan kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir. Nilai kontrak ini sekitar Rp3.074 triliun.

Baca juga:

Pada akhir pekan lalu, jet tempur F-35B milik Korps Marinir Amerika Serikat jatuh di dekat Pangkalan Udara Miramar, San Diego, California. Pilot berhasil melontarkan diri sebelum pesawat jatuh dan diperkirakan akan selamat.

Insiden ini dikategorikan sebagai “kecelakaan Kelas A” oleh Korps Marinir, yang merupakan tingkat kecelakaan terparah yang digunakan ketika total kerusakan melebihi 2 juta dollar AS (Rp 36 miliar), pesawat hancur, atau ada anggota militer yang tewas.

Baca juga:

Berdasarkan informasi ini, dapat disimpulkan bahwa Australia sedang membangun benteng rudal Rp910 miliar dan F-35 menjadi kunci Indo-Pasifik. Amerika Serikat juga telah meningkatkan produksi rudal pencegat Patriot dan membangun kapal selam serang dan kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir.

Mungkin Anda Suka