Sport

Iga Swiatek Melaju Mulus di Pekin, Siap Tantang Donna Vekic di Putaran Ketiga

Iga Swiatek Melaju Mulus di Pekin, Siap Tantang Donna Vekic di Putaran Ketiga
Iga Swiatek Melaju Mulus di Pekin, Siap Tantang Donna Vekic di Putaran Ketiga
A− A+

Media Blora – Iga Swiatek sukses membuka perjalanannya di turnamen WTA 1000 Pekin 2025 dengan kemenangan meyakinkan atas wakil tuan rumah, Xinyu Gao, dalam pertandingan putaran kedua yang berlangsung selama 87 menit. Bertanding di hadapan publik tuan rumah yang memberikan dukungan penuh kepada Gao, petenis Polandia berusia 25 tahun itu menang dua set langsung 6-2, 6-3 dan melangkah ke putaran ketiga.

Sebagai pemain yang mendapat status unggulan kedelapan, Swiatek menikmati bye di putaran pertama dan baru memulai aksinya di putaran kedua. Ini menjadi penampilan pertamanya setelah absen cukup lama sejak tersingkir dari US Open. Menghadapi Gao yang berada di peringkat 244 dunia dan menerima wildcard dari penyelenggara, Swiatek sejatinya diunggulkan, meski tetap harus melewati sejumlah momen sulit di awal pertandingan.

Baca juga:

Jalannya pertandingan babak pertama sempat berlangsung ketat. Swiatek langsung mencuri servis lawan pada gim pembuka, namun Gao membalas dengan memanfaatkan double fault Swiatek sehingga kedudukan menjadi 1-1. Setelah itu, Swiatek kembali menemukan ritmenya, mendominasi pertukaran bola panjang, dan menutup set pertama dengan skor 6-2 dalam waktu 38 menit.

Pada set kedua, Gao sempat memberikan perlawanan sengit dan memenangi gim servisnya di awal. Namun Swiatek tetap tenang, menjaga konsistensi pukulan forehand dan backhand-nya, serta mematahkan servis lawan di momen-momen krusial. Meski Gao beberapa kali memperlihatkan pukulan-pukulan berkualitas, ia kerap kali kelelahan dan kesulitan mengimbangi tempo permainan Swiatek. Perlahan tetapi pasti, Swiatek menjauh dan memastikan kemenangan 6-3 lewat sebuah return tajam yang tidak mampu dijangkau Gao.

Usai pertandingan, Swiatek mengaku senang bisa kembali merasakan atmosfer kompetisi setelah jeda panjang. Ia menilai laga melawan Gao sebagai ujian yang solid dan menjadi langkah awal yang baik untuk menemukan kembali feel di lapangan keras. Swiatek juga menegaskan bahwa ia tidak ingin terburu-burung dan lebih memilih untuk fokus pada setiap pertandingan yang akan dijalaninya di Pekin.

“Saya menerima ini dengan positif, berada di sini dan bisa bermain di depan para penggemar di Pekin. Ini pertandingan yang solid. Lawan saya bermain sangat baik karena banyak bola yang kembali ke sisi saya. Ini juga menjadi awal yang baik bagi saya setelah istirahat panjang. Ideal untuk merasakan lapangan dan menemukan ritme bermain di atasnya,” ujar Swiatek dalam wawancara di lapangan.

Baca juga:

Ketika disinggung soal gelar juara yang pernah diraihnya di Pekin tiga tahun lalu, Swiatek mengakui bahwa pengalaman tersebut memberinya ketenangan tersendiri. Meski begitu, ia sadar betul bahwa turnamen WTA 1000 ini dihuni banyak pemain tangguh. Menurutnya, kunci utama adalah membangun kepercayaan diri secara bertahap dan tidak memandang remeh setiap lawan.

“Benar, saya jauh lebih tenang menyikapinya. Saya ingin menang langkah demi langkah di sini dan membangun kepercayaan diri. Saya senang pernah bisa memenangi turnamen ini, tetapi saya sadar ini bukan turnamen yang mudah. Ini event WTA 1000 dengan banyak lawan yang sangat sulit. Saya berusaha fokus pada setiap pertandingan berikutnya,” tambahnya.

Kemenangan ini membuat Swiatek menjadi satu-satunya petenis Polandia yang tersisa di sektor tunggal putri. Sebelumnya, sejumlah rekannya seperti Maja Chwalinska, Magdalena Frech, Magda Linette, dan Katarzyna Kawa sudah tersingkir di putaran awal. Dengan demikian, harapan Polandia di nomor tunggal kini sepenuhnya berada di pundak Swiatek.

Di putaran ketiga, Swiatek akan menghadapi petenis Kroasia Donna Vekic yang menempati peringkat 40 dunia. Vekic melaju setelah mengalahkan Lin Zhu dengan skor 6-1, 4-6, 6-2. Menariknya, dalam empat pertemuan sebelumnya, Swiatek selalu keluar sebagai pemenang. Namun, ini akan menjadi pertemuan pertama mereka dalam lebih dari tiga tahun terakhir, terhitung sejak Swiatek menang di Roma pada Mei 2023.

Baca juga:

Duel melawan Vekic diprediksi akan menjadi ujian yang lebih berat bagi Swiatek. Vekic dikenal sebagai pemain dengan servis kuat dan pukulan flat yang berbahaya di lapangan keras. Meski demikian, rekor pertemuan yang berpihak kepada Swiatek menjadi modal berharga bagi petenis kelahiran Warsawa tersebut.

Turnamen WTA 1000 Pekin sendiri akan berlangsung hingga 11 Oktober mendatang. Bagi Swiatek, turnamen ini menjadi bagian penting dari upayanya mengumpulkan poin untuk mempertahankan peluang tampil di WTA Finals. Setelah absen di beberapa turnamen, ia perlu menampilkan performa konsisten di sisa musim ini.

Dengan performa yang terus meningkat dari pertandingan ke pertandingan, publik Polandia berharap Swiatek dapat mengulang kesuksesan seperti saat ia menjuarai turnamen ini pada 2023 silam. Jika mampu melewati Vekic, jalan Swiatek menuju babak-babak akhir akan semakin terbuka lebar. Namun, seperti yang ia sendiri tekankan, fokus utamanya saat ini adalah satu pertandingan demi satu pertandingan, tanpa ingin terlalu jauh melihat ke depan.

Mungkin Anda Suka