Otomotif

Balap 2026: Kisah Rochmani, Balap Liar Surabaya, Veda Pratama, hingga Asian Games

Balap 2026: Kisah Rochmani, Balap Liar Surabaya, Veda Pratama, hingga Asian Games
Balap 2026: Kisah Rochmani, Balap Liar Surabaya, Veda Pratama, hingga Asian Games
Daftar Isi
  1. Rochmani, Mimpi Bengkel dari Paddock MotoGP
  2. Balap Liar Surabaya, 226 Motor Diamankan
  3. Veda Pratama Pede Jelang Moto3 Motegi
  4. Balap Sepeda Lintasan Asian Games 2026
  5. Enduro Skill Contest 2026 Kembali Digelar
A− A+

Media Blora – Dunia balap Tanah Air sepanjang awal Oktober 2026 menyuguhkan potret yang penuh kontras, mulai dari mimpi seorang siswa SMK hingga penindakan ribuan motor balap liar. Berbagai peristiwa ini memperlihatkan bahwa balap bukan sekadar soal kecepatan, melainkan juga soal pendidikan, ketertiban, dan prestasi di panggung internasional.

Rochmani, Mimpi Bengkel dari Paddock MotoGP

Muhammad Rochmani, siswa SMK Harapan Mulya Kendal, Jawa Tengah, kini selangkah lebih dekat mewujudkan cita-citanya memiliki bengkel sendiri. Ketertarikannya pada dunia otomotif tumbuh sejak kecil dan membawanya memilih jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor. Lewat program Enduro Home Service (EHS), bengkel motor di SMK binaan PT Pertamina Lubricants, ia tidak hanya belajar memperbaiki kendaraan, tetapi juga menyerap keterampilan wirausaha.

Baca juga:

Kemampuan Rochmani berkembang cepat. Ia bahkan meraih juara satu kategori kewirausahaan pada Enduro Skill Contest 2025, kompetisi nasional bagi siswa SMK binaan Pertamina Lubricants. Kemenangan itu mengantarkannya ke pengalaman langka: mengunjungi paddock tim balap MotoGP saat Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

“Kami ingin memberikan ruang bagi siswa SMK untuk menunjukkan kemampuan mereka dan melihat sejauh mana ilmu yang dipelajari dapat diterapkan dalam situasi nyata,” ujar Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi.

EHS dan Enduro Skill Contest merupakan bagian dari Enduro Entrepreneurship Program (EEP) yang bergerak di bawah payung Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sejak 2023, program ini melahirkan 169 bengkel binaan dengan total omzet lebih dari 11 miliar rupiah. Pelatihan menyasar beragam komunitas, mulai warga binaan pemasyarakatan, nelayan, penyandang disabilitas, hingga santri. Lebih dari 7.284 orang telah dilatih, sementara program secara keseluruhan menjangkau lebih dari 82.000 penerima manfaat.

Balap Liar Surabaya, 226 Motor Diamankan

Di sisi lain, aksi balap liar masih menjadi persoalan serius. Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan menegaskan bahwa pengendara yang hobi balap liar harus menghormati kepentingan pengguna jalan lain. Keluhan warga Kota Surabaya disebut sudah luar biasa.

Dalam penindakan tersebut, sebanyak 226 motor diamankan, terdiri dari 71 motor brong dan 155 motor tanpa surat-surat kendaraan. Polisi akan melakukan cross check ke data kepolisian. Jika ditemukan indikasi hasil curanmor, pemegang terakhir akan diminta bertanggung jawab dan pemiliknya akan dihubungi.

Baca juga:

Luthfie juga menyoroti modifikasi kendaraan yang tidak memenuhi standar keamanan, seperti knalpot brong, plat palsu, hingga motor tanpa plat sama sekali. Tujuannya tak lain untuk menghindari tilang ETLE. “Mereka platnya dicopot atau pakai plat palsu supaya tidak kena e-tilang,” pungkasnya.

Veda Pratama Pede Jelang Moto3 Motegi

Dari sirkuit internasional, pembalap rookie Indonesia Veda Ega Pratama datang ke Jepang dengan kepercayaan diri baru. Ia siap menghadapi balap Moto3 di Sirkuit Motegi pada 3-4 Oktober 2026 bersama Honda Team Asia.

Modal kepercayaan diri itu datang dari penampilan kuat di Austria. Veda melaju dari posisi ke-19 ke posisi ke-4 sebelum penalti long-lap ganda membatasinya ke posisi ke-13. Meski kehilangan peluang hasil terbaik, ia menunjukkan kecepatan dan semangat juang.

“Setelah Austria, saya merasa kepercayaan diri saya kembali dan kami memiliki kecepatan untuk bersaing dengan para pembalap di depan,” ujar Veda. “Memulai dari posisi ke-19 dan mencapai posisi ke-4 menunjukkan kepada saya bahwa kami mampu bersaing.”

Balap Sepeda Lintasan Asian Games 2026

Pada cabang balap sepeda lintasan Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, sejumlah hasil resmi telah keluar pada 1 Oktober 2026. Jepang meraih medali emas nomor Putri Madison, sementara Wu Junjie dari China menjuarai Putra Omnium.

Baca juga:

Sorotan Indonesia: atlet Tanah Air tampil di final Putra Omnium namun belum berhasil membawa pulang medali. Indonesia berada di peringkat 13 klasemen perolehan medali dengan 5 emas, 8 perak, dan 21 perunggu, total 34 medali.

Nomor Peraih Emas
Putri Madison Jepang
Putra Omnium Wu Junjie (China)

Enduro Skill Contest 2026 Kembali Digelar

Kesempatan bagi siswa SMK mengasah keterampilan kembali hadir melalui Enduro Skill Contest (ESC) 2026. Sebanyak 13 dari 55 SMK binaan Pertamina Lubricants akan berkompetisi pada 30 September-1 Oktober 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung.

Kompetisi tahun ini mencakup tiga kategori: Dutapreneur yang menguji kemampuan kewirausahaan, Social Media Competition, serta Mechanical Skill yang berfokus pada kompetensi teknis perbengkelan roda dua. Para pemenang tidak hanya mendapatkan hadiah, tetapi juga kesempatan melihat langsung standar teknis tim balap motorsport kelas dunia di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada Oktober.

Dari kisah Rochmani hingga persoalan balap liar Surabaya, dunia balap Indonesia menunjukkan dua wajah yang saling melengkapi. Di satu sisi, balap menjadi jalan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi; di sisi lain, ia menuntut ketertiban dan tanggung jawab. Sementara itu, prestasi Veda Pratama di Moto3 dan perjuangan atlet balap sepeda di Asian Games menjadi pengingat bahwa panggung internasional tetap terbuka bagi talenta Indonesia.

Mungkin Anda Suka