News

Israel Tak Punya Bekenan Lagi! AS Tarik Pesawat Tanker dari Tel Aviv Seusai Damai dengan Iran

Israel Tak Punya Bekenan Lagi! AS Tarik Pesawat Tanker dari Tel Aviv Seusai Damai dengan Iran
Israel Tak Punya Bekenan Lagi! AS Tarik Pesawat Tanker dari Tel Aviv Seusai Damai dengan Iran
A− A+

Fokus Jepara – Pada beberapa bulan terakhir, dua gagasan yang dulunya dianggap radikal dalam pemikiran kebijakan Partai Demokrat di Amerika Serikat (AS) telah menjadi arus utama. Dua gagasan tersebut adalah memutus dukungan finansial dan menghentikan transfer senjata ke Israel.

Bulan lalu, hampir separuh dari anggota Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS memberikan suara untuk mengakhiri bantuan kepada Israel. Sementara itu, sekitar 40 persen kaukus menyerukan pemblokiran penjualan senjata ofensif hingga pemerintah Israel dapat meyakinkan Kongres bahwa bom Amerika tidak akan digunakan untuk melakukan kejahatan perang.

Baca juga:

Rahm Emanuel, mantan Wali Kota Chicago yang dikenal sentris, baru-baru ini menyarankan agar Amerika mengakhiri bantuan dan memberikan syarat pada penjualan senjata berdasarkan kepatuhan Israel terhadap hukum AS.

Senator Chris Van Hollen dari Maryland melangkah lebih jauh dengan menyatakan bahwa Israel harus dilarang mengakses senjata ofensif buatan AS sampai mereka menyetujui rencana terikat waktu untuk mengakhiri pendudukan dan memberlakukan solusi dua negara.

Meskipun penghentian bantuan tahunan sebesar US$3,8 miliar (sekitar Rp60 triliun) secara politik populer, para analis menilai dampaknya terhadap kebijakan Israel akan minimal. Israel adalah negara kaya yang mampu mendanai militernya sendiri. Pada tahun 2025, Israel menghabiskan sekitar 7,9 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) untuk militer. Tanpa bantuan AS, angka ini hanya perlu naik menjadi 8,5 persen, peningkatan yang dianggap masih dalam batas kemampuan ekonomi mereka.

Baca juga:

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sempat menyatakan keinginan untuk mengurangi ketergantungan finansial dari AS guna mendapatkan kebebasan lebih besar dalam operasi keamanan.

Hasil damai antara Israel dan Iran telah menimbulkan perubahan signifikan dalam kebijakan AS terhadap Israel. Amerika Serikat telah mengumumkan rencana untuk menarik pesawat tanker dari Tel Aviv, yang merupakan langkah penting dalam meningkatkan kebebasan operasional Israel.

Dalam beberapa tahun terakhir, Amerika Serikat telah meningkatkan dukungan militer kepada Israel, tetapi sekarang mereka mulai memikirkan kebijakan yang lebih independen. Amerika Serikat telah mengalami perubahan dalam kebijakan luar negeri, dengan fokus lebih besar pada keamanan regional dan kestabilan internasional.

Baca juga:

Perubahan ini akan memiliki dampak signifikan pada kebijakan Israel, yang telah bergantung pada Amerika Serikat untuk mendapatkan bantuan militer dan keuangan. Israel akan perlu memikirkan strategi baru untuk menghadapi tantangan keamanan dan ekonomi, sementara Amerika Serikat akan perlu memastikan bahwa kebijakan mereka tidak akan mengganggu keamanan regional.

Kesimpulan dari perubahan ini adalah bahwa Amerika Serikat telah menawarkan kebebasan yang lebih besar kepada Israel untuk mengembangkan kebijakan luar negeri yang lebih independen. Ini adalah langkah penting dalam meningkatkan keamanan regional dan kestabilan internasional, tetapi juga akan memiliki dampak signifikan pada kebijakan Israel.

Mungkin Anda Suka