Fokus Jepara – Marcelo Bielsa dikenal dengan gaya eksentriknya, tetapi kali ini kita akan membahas tentang reaksi Zlatan Ibrahimovic atas kegagalan Belanda di Piala Dunia 2026. Belanda harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 setelah tersingkir secara dramatis dari Maroko. Kekalahan lewat adu penalti tersebut memunculkan kritik tajam, termasuk dari legenda sepak bola Zlatan Ibrahimovic.
Oranje gagal melaju ke babak 16 besar setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit sebelum kalah dalam drama adu penalti. Maroko menunjukkan mental kuat dan menang untuk memastikan salah satu kejutan besar di turnamen.
Namun, bagi Ibrahimovic, masalah utama Belanda bukan hanya soal hasil akhir. Mantan penyerang Ajax Amsterdam itu menilai tim asuhan Ronald Koeman kehilangan karakter permainan yang selama ini melekat dengan sepak bola Belanda. Ibrahimovic bahkan secara terbuka menyalahkan Koeman atas kegagalan tersebut.
Menurutnya, Belanda bermain dengan pendekatan yang bertentangan dengan identitas sepak bola menyerang yang selama ini dikenal dunia. Selain hasil akhir, Ibrahimovic menyoroti pendekatan permainan Belanda. Ia merasa tim tersebut tidak menunjukkan karakter menyerang yang menjadi ciri khas Oranje.
Dalam analisis setelah pertandingan, Ibrahimovic menyebut Ronald Koeman sebagai sosok yang paling bertanggung jawab atas kegagalan tersebut. "Kekalahan ini adalah kesalahan Koeman, karena saya tidak mengenali tim Belanda ini. Dia kalah dengan identitas yang bukan identitas Belanda. Itu membuat saya marah," katanya.
Menurut Ibrahimovic, Belanda seharusnya tetap mempertahankan gaya bermain menyerang meski menghadapi lawan kuat seperti Maroko. Ia menilai perubahan pendekatan membuat Oranje kehilangan jati diri. Ibrahimovic kemudian membandingkan gaya bermain Belanda saat ini dengan filosofi yang selama ini melekat pada negara tersebut.
Menurutnya, sepak bola Belanda selalu identik dengan keberanian menyerang. Dengan kegagalan ini, Belanda harus melakukan evaluasi dan mencari solusi untuk kembali ke jalur yang benar. Sementara itu, Maroko dapat merayakan kemenangan dan terus maju di turnamen.
Kegagalan Belanda di Piala Dunia 2026 menjadi pelajaran berharga bagi tim-tim lainnya. Mereka harus mempertahankan identitas dan gaya bermain yang menjadi kekuatan mereka. Dengan demikian, mereka dapat mencapai kesuksesan dan membuat fans mereka bangga.




