Fokus Jepara – Peñaol vs Corinthians merupakan salah satu pertandingan yang paling ditunggu-tunggu di musim 2026 ini. Namun, Corinthians telah menunjukkan kemampuan defensif yang sangat baik, terutama di set piece.
Menurut data yang dikumpulkan oleh ge, Corinthians telah mengurangi jumlah gol yang diizinkan dari set piece hingga 6 gol pada setengah pertama musim ini. Hal ini merupakan peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, ketika mereka mengalami 18 gol dari set piece.
Salah satu alasan yang membuat Corinthians lebih baik di set piece adalah karena mereka telah meningkatkan kemampuan marking di setiap sudut lapangan. Tiga pemain, yaitu Gustavo Henrique, Gabriel Paulista, dan Raniele, telah menjadi tulang punggung pertahanan Corinthians di setiap pertandingan.
Bahkan, pada lapangan, Corinthians telah meningkatkan posisi kolektif mereka, sehingga jumlah foul yang dilakukan oleh pemain Corinthians di dalam box lawan telah menurun. Hal ini juga membuat jumlah penalty yang diberikan kepada Corinthians menurun.
Untuk memahami lebih lanjut tentang kemampuan defensif Corinthians, dapat dilihat dari statistik sebagai berikut:
- Penalties: 6 kali diizinkan, dengan 3 gol, 2 penyelamatan, dan 1 kegagalan.
- Corners: 6 kali diizinkan, dengan 3 gol, 2 penyelamatan, dan 1 kegagalan.
- Direct Free Kicks: 6 kali diizinkan, dengan 3 gol, 2 penyelamatan, dan 1 kegagalan.
Keberhasilan Corinthians di set piece ini tidak lepas dari strategi yang digunakan oleh pelatih mereka, Dorival Júnior dan Fernando Diniz. Mereka telah berhasil meningkatkan kemampuan defensif Corinthians, sehingga mereka dapat mengalahkan lawan-lawan mereka dengan lebih mudah.
Demikianlah keberhasilan Corinthians di set piece musim 2026 ini. Mereka telah menunjukkan kemampuan defensif yang sangat baik, dan dapat dipastikan bahwa mereka akan terus meningkatkan kemampuan mereka di musim mendatang.








