Fokus Jepara – PSIM Yogyakarta membuka pergerakan di bursa jelang Super League 2026/2027 dengan menghadirkan gelandang Polandia, Adrian Purzycki. Ia diproyeksikan untuk memperkuat lini tengah Laskar Mataram pada musim mendatang.
Manajer PSIM, Iksan Mahar, mengungkapkan alasan di balik perekrutan gelandang kelahiran Siedlce, Polandia, tersebut yang disebut selaras dengan kebutuhan tim pelatih. Iksan menegaskan keputusan merekrut pemain asing musim ini berada dalam koridor rencana pelatih kepala Jean-Paul van Gastel.
“Selain keputusan dari manajemen, pada dasarnya seluruh perekrutan pemain asing musim ini merupakan hasil persetujuan langsung dari pelatih kepala, coach Jean-Paul van Gastel,” ujar Iksan.
Ia menambahkan, profil Purzycki diyakini cocok dengan arah permainan musim baru. “Manajemen memastikan Adrian Purzycki didatangkan karena profil dan kualitasnya benar-benar sesuai dengan kebutuhan taktikal yang diinginkan pelatih untuk musim ini,” sambungnya.
Selain perkenalan pemain anyar, PSIM memastikan empat legiun asing bertahan untuk musim depan: Ze Valente, Ezequiel Vidal, Yusaku Yamadera, dan Jop van der Avert. Keputusan ini diambil setelah menimbang kontribusi mereka sepanjang musim lalu dalam skema Jean-Paul van Gastel.
“Keempat pemain ini memiliki kontribusi yang besar untuk pencapaian tim di musim lalu. Jadi, para pemain kunci ini kami putuskan untuk melanjutkan pengabdian bersama PSIM musim depan,” kata Iksan Mahar.
Dengan kehadiran Adrian Purzycki dan empat pemain asing lainnya, PSIM Yogyakarta berharap dapat memperkuat skuad mereka dan mencapai kesuksesan di musim mendatang.
Musim depan, PSIM Yogyakarta diharapkan dapat menampilkan permainan yang lebih baik dan mencapai target yang telah ditetapkan. Dengan kekuatan skuad yang lebih baik, PSIM Yogyakarta siap untuk menghadapi tantangan di Super League 2026/2027.








