Fokus Jepara – Soundrenaline 2026 telah sukses digelar di Jakarta, membawa bersama-sama berbagai musisi dari dalam dan luar negeri untuk memeriahkan hari-hari festival. Grup band The SIGIT, yang tampil di panggung utama, mengungkapkan kegembiraannya bisa kembali manggung di Soundrenaline setelah sebelumnya tampil di ‘Livehouse’. Mereka menyatakan bahwa penampilan mereka berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Farri Icksan, gitaris The SIGIT, menyoroti bagaimana Soundrenaline berhasil meremajakan diri melalui pemilihan musisi yang dihadirkan. Dia menilai lineup Soundrenaline kali ini terasa lebih segar apabila dibandingkan dengan awal penyelenggaraan pada 2000-an lalu.
Festival Soundrenaline 2026 sendiri digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu (18-19 Juli 2026), di kawasan M Bloc Jakarta. Selain The SIGIT, sejumlah musisi lain seperti Naykilla, The Adams, Danilla Riyadi, Mocca, Reality Club, hingga Feel Koplo juga turut meramaikan festival musik tersebut.
Penampilan DIIV, grup musik asal Brooklyn, menjadi salah satu sorotan utama di Soundrenaline 2026. Mereka membawa penonton ke dalam dimensi lain dengan permainan gitar penuh reverb dan melodi dreamy. DIIV memilih membiarkan musiknya berbicara dan meminimalkan interaksi verbal, menciptakan atmosfer intim yang memukau.
Sementara itu, festival Saemen Fest 2026 juga sukses diselenggarakan di Yogyakarta dengan konsep dua panggung utama, Echo Stage dan Imba Space. Kolaborasi unik antara Mario Zwinkle dan Matter Mos menjadi salah satu daya tarik utama, membawa penonton ke dalam suasana penuh energi dan spiritual.
Dalam dua festival ini, terlihat jelas bagaimana musik dapat menjadi sarana untuk menghubungkan orang-orang dan menciptakan momen-momen yang tak terlupakan. Baik Soundrenaline maupun Saemen Fest, keduanya membuktikan bahwa musik adalah bahasa universal yang dapat dinikmati oleh semua orang, tanpa batasan usia, latar belakang, atau preferensi musik.
Kesimpulan dari kedua festival ini adalah bahwa musik memiliki kekuatan untuk menyatukan dan menginspirasi. Dengan adanya festival-festival seperti Soundrenaline dan Saemen Fest, diharapkan dapat terus mempromosikan dan melestarikan kebudayaan musik di Indonesia, serta memberikan kesempatan bagi para musisi untuk berkarya dan berbagi talenta mereka dengan masyarakat luas.








