Gubernur Ahmad Luthfi dan Presiden Prabowo Hadiri Retret Ketua DPRD di Magelang, Soroti Kolaborasi Nasional

Oleh Slamet Widodo 18 Apr 2026, 21:51 WIB 3 Views

MediaBlora – 18 April 2026 | HALO MAGELANG — Pada Sabtu, 18 April 2026, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sebuah kegiatan retret yang resmi disebut Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia. Acara berlangsung di Akademi Militer (Akmil) Magelang, tepatnya di kawasan Lembah Tidar, dan menjadi agenda penting dalam rangkaian KPPD yang dijadwalkan antara 15 hingga 19 April 2026.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan nilai strategis forum ini. “Setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh Ketua DPRD dari seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung di sini,” ujar Presiden. Ia menambahkan bahwa kehadirannya bukan sekadar formalitas, melainkan upaya untuk berbicara “dari hati ke hati” dengan para peserta, sekaligus menegaskan bahwa perbedaan latar belakang suku, pendidikan, maupun profesi tidak boleh mengurangi tekad untuk mengabdi pada bangsa.

Presiden menegaskan pula pentingnya semangat patriotisme dan kecintaan terhadap tanah air sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas di tingkat daerah. “Saya ingin bicara apa adanya, sebagai anak bangsa yang memiliki visi bersama untuk memajukan Indonesia,” tegasnya. Pernyataan ini mendapat respon positif dari para Ketua DPRD yang menyadari tantangan kompleks dalam mengelola otonomi daerah, terutama di tengah dinamika politik dan ekonomi nasional.

Sebelum sesi bersama Presiden, Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan pidato yang menyoroti kebutuhan kolaborasi erat antara DPRD dan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berhasil tanpa sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga desa. “Kita gandeng bupati-wali kota, juga DPRD Jateng melalui Forum Berlian, kemudian Forum Senayan yang isinya anggota DPR dengan dapil Jawa Tengah apapun partainya. Kita buat sebuah super team,” kata Luthfi dalam acara ramah tamah yang diadakan pada Rabu, 15 April 2026, menjelang pembukaan resmi KPPD.

Gubernur Luthfi menambahkan bahwa kolaborasi tersebut harus bersifat inklusif dan berorientasi pada hasil. Ia mengajak semua pihak untuk menyusun agenda pembangunan yang berbasis data, memperkuat mekanisme pengawasan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan. “Jika kita dapat menyatukan visi dan misi, maka pembangunan akan lebih terarah, efisien, dan berkelanjutan,” tuturnya.

Retret KPPD ini tidak hanya menjadi forum diskusi, namun juga mencakup rangkaian pelatihan intensif. Para peserta mendapatkan materi tentang tata kelola pemerintahan yang baik, pengelolaan anggaran, serta strategi komunikasi politik yang efektif. Dalam salah satu sesi, para Ketua DPRD diajak untuk meninjau kembali peran legislatif dalam pengawasan anggaran daerah, serta pentingnya transparansi dalam pengambilan keputusan.

Selain materi teknis, KPPD juga menekankan pentingnya nilai-nilai kebangsaan. Presiden Prabowo menegaskan bahwa rasa cinta tanah air harus menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan yang diambil. Ia mengingatkan bahwa keberagaman Indonesia merupakan kekuatan, bukan pemecah belah, dan menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam menjalankan tugas publik.

Secara keseluruhan, kegiatan retret ini mencerminkan upaya konkret pemerintah pusat untuk memperkuat jaringan kerjasama dengan legislatif daerah. Kehadiran tokoh-tokoh tinggi seperti Presiden Prabowo dan Gubernur Ahmad Luthfi menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan daerah harus dijalankan secara terpadu, dengan dukungan penuh dari semua level pemerintahan.

Dengan lebih dari 500 Ketua DPRD yang terlibat, diharapkan retret KPPD ini dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif, memperkuat kapasitas kepemimpinan, serta menumbuhkan rasa kebersamaan antar wilayah. Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa agenda pembangunan nasional tidak dapat dipisahkan dari peran aktif legislatif daerah.

Kesimpulannya, kehadiran Presiden Prabowo dan Gubernur Ahmad Luthfi dalam retret Ketua DPRD di Magelang menandai komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif. Dialog terbuka, pelatihan intensif, serta penekanan pada nilai-nilai kebangsaan menjadi fondasi utama dalam upaya mempercepat pembangunan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.