DPD Seknas Genta Pangan Mandiri Kendal Ajarkan Siswa TK Membuat Pupuk Organik Cair pada Peringatan Hari Kartini 2026

Oleh Dedi Kurniawan 21 Apr 2026, 13:48 WIB 5 Views

MediaBlora – 21 April 2026 | Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, Dinas Penyuluhan Pertanian (DPD) Seknas Gerakan Tani (Genta) Pangan Mandiri Kabupaten Kendal menyelenggarakan kegiatan edukasi pertanian yang unik bagi anak‑anak usia taman kanak‑kanak (TK). Acara yang dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026, menampilkan proses pembuatan pupuk organik cair (PCO) menggunakan bahan sederhana seperti tumbuh‑tumbuhan, yakult, dan gula. Kegiatan ini digelar di Aula Taman Buah Sidomakmur, Kecamatan Kaliwungu Selatan, berkolaborasi dengan TK Pertiwi Al Hidayah, Desa Blorok, Kecamatan Brangsong.

Ketua DPD Seknas Genta Pangan Mandiri Kendal, Wisnu, menyampaikan bahwa tujuan utama program tersebut adalah menanamkan karakter, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sejak usia dini. “Kami ingin anak‑anak memahami pentingnya pertanian melalui praktik langsung, sehingga mereka dapat menghargai tanah, air, dan sumber daya alam,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pupuk cair organik berfungsi sebagai penyubur tanah yang ramah lingkungan sekaligus membantu proses penguraian limbah organik.

Selama sesi praktik, para guru dan petugas DPD memandu anak‑anak membuat PCO dengan langkah‑langkah berikut:

  • Menyiapkan bahan dasar berupa daun, rumput, atau bahan hijau lain yang telah dipotong kecil‑kecil.
  • Memasukkan bahan hijau ke dalam wadah berisi air bersih, tambahkan satu botol yakult dan satu sendok gula pasir.
  • Menutup rapat wadah dan membiarkannya berfermentasi selama 3‑5 hari dalam suhu ruang.
  • Setelah proses fermentasi selesai, saring cairan dan hasilnya siap digunakan sebagai pupuk cair untuk tanaman.

Proses tersebut dirancang agar mudah dipahami dan dapat diulang di rumah, sehingga anak‑anak dapat melanjutkan kegiatan pertanian kecil di lingkungan mereka masing‑masing.

Kegiatan tidak hanya berfokus pada pembuatan pupuk. Kepala TK Pertiwi Al Hidayah, Prapti, mengapresiasi adanya taman buah di Sidomakmur yang menjadi latar belakang edukasi. Menurutnya, pengalaman langsung menanam dan merawat tanaman buah dapat menumbuhkan rasa cinta lingkungan, kesabaran, dan disiplin pada anak‑anak. Selain itu, acara dilengkapi dengan lomba fashion show yang melibatkan orang tua dan siswa, menambah semarak peringatan Kartini serta memperkuat nilai kebersamaan keluarga.

Beberapa orang tua, seperti Sugito, menyatakan kegembiraan mereka atas inovasi acara peringatan Kartini kali ini. “Biasanya peringatan hanya berupa upacara di sekolah, namun kali ini anak‑anak bisa belajar tentang pertanian di luar ruangan, di tempat yang nyaman dan asri,” katanya. Ia menilai bahwa kombinasi antara permainan, edukasi, dan interaksi langsung dengan alam memberikan pengalaman belajar yang lebih menyeluruh bagi generasi muda.

Wisnu menegaskan komitmen Genta Pangan Mandiri untuk memperluas jangkauan edukasi pertanian ke sekolah‑sekolah lain, mulai dari TK hingga SMA di seluruh Kabupaten Kendal. Ia berharap program ini dapat menjadi bagian penting dalam strategi ketahanan pangan daerah, sekaligus mengatasi tantangan menurunnya minat generasi muda terhadap pertanian. “Dengan menanamkan rasa cinta pertanian sejak dini, kita menyiapkan generasi penerus yang siap menjaga dan mengembangkan sektor pertanian di masa depan,” pungkasnya. Kegiatan ini menjadi contoh konkret sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam membangun kesadaran lingkungan dan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.