Wagub Jateng Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji, Total 34.122 Orang Siap Berangkat

Oleh Dedi Kurniawan 22 Apr 2026, 09:48 WIB 2 Views

MediaBlora – 22 April 2026 | Boyolali, 21 April 2026 – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, secara resmi menyerahkan keberangkatan kloter pertama jemaah haji provinsi pada malam Selasa kemarin di Embarkasi Solo (Donohudan), Kabupaten Boyolali. Upacara pelepasan yang dihadiri oleh pejabat daerah, perwakilan panitia haji, serta para petugas kesehatan ini menandai dimulainya rangkaian keberangkatan ribuan jamaah yang telah menanti selama satu tahun.

Kloter pertama yang diberangkatkan merupakan kelompok SOC 1 asal Kabupaten Tegal. Sebanyak 33 orang jamaah menumpang pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 6101, yang lepas landas dari Bandara Adi Soemarmo pada Rabu pagi pukul 01.05 WIB menuju Madinah. Keberangkatan ini menjadi simbol kesiapan logistik dan koordinasi panitia haji Jawa Tengah dalam menyalurkan kuota haji yang kali ini mencapai rekor tertinggi.

Rincian komposisi jamaah haji Jawa Tengah mencerminkan keberagaman prioritas. Dari total 34.122 orang, terdapat 32.138 jamaah yang berhak atas kuota reguler, 1.706 jamaah prioritas lansia yang mendapat fasilitas khusus, 191 petugas haji daerah yang bertugas mendampingi, serta 87 pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Semua pihak diharapkan dapat berperan aktif menjaga kelancaran ibadah, terutama dalam hal kesehatan, keselamatan, dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Taj Yasin menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental selama 40 hari di Tanah Suci. Ia mengingatkan jamaah untuk selalu mematuhi arahan pembimbing KBIH, menjaga kebersihan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan antarjemaah. “Jaga kesehatan dan kekompakan. Yang paling penting adalah mengikuti arahan dari pembimbing haji di KBIH,” tegasnya. Selain itu, Wagub juga menekankan pentingnya perilaku santun, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan bagi pihak lain, demi menjaga citra baik jamaah Indonesia yang selama ini dikenal ramah dan disiplin.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yunita Dyah Kusminar, menegaskan bahwa semua jamaah telah menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh (istitha’ah) sebelum diberangkatkan. “Kami mengecek kembali hasil istitha’ah kesehatan seluruh jamaah untuk menjamin mereka bisa berangkat dan pulang dalam kondisi sehat,” ujarnya. Meski kloter pertama dinyatakan aman, tim medis masih memantau beberapa jamaah dari kloter kedua dan ketiga yang memerlukan penanganan khusus, guna memastikan tidak ada masalah kesehatan yang mengganggu pelaksanaan ibadah.

Keberangkatan kloter pertama menjadi momentum penting bagi Jawa Tengah, tidak hanya sebagai bukti keberhasilan administrasi, tetapi juga sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan ibadah haji yang aman, nyaman, dan terorganisir. Dengan total 34.122 orang yang akan berangkat tahun ini, Jawa Tengah menempati posisi strategis di antara provinsi lain dalam menyalurkan kuota haji secara efektif. Semua pihak diharapkan dapat terus berkolaborasi, mulai dari panitia, petugas kesehatan, hingga pembimbing KBIH, demi tercapainya tujuan utama: melaksanakan ibadah haji dengan penuh keikhlasan dan keselamatan bagi seluruh jamaah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.