Koordinator MD KAHMI Kebumen Tekankan Pentingnya Pengkaderan Agar Generasi Muda Tidak Jadi Generasi Cemas

Oleh Dedi Kurniawan 21 Apr 2026, 11:48 WIB 6 Views

MediaBlora – 21 April 2026 | Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) bersama cabang HMI Kebumen menyelenggarakan acara silaturahmi lintas generasi pada Minggu, 19 April 2026 di Mexolie Hotel. Acara yang mengusung tema “Merajut Kekuatan HMI dan KAHMI Kabupaten Kebumen dalam Membangun Umat” dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen, Dr. Lilis Nuryani, serta tokoh-tokoh penting lainnya, termasuk Dewan Penasihat KAHMI Kabupaten Kebumen, Mohammad Yahya Fuad, dan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Faiz Alauddien Reza Mardhika.

Koordinator MD KAHMI Kebumen, Agus Sunaryo, menjelaskan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah mempererat ikatan kekeluargaan antara alumni KAHMI dan kader aktif HMI. Uniknya, panitia tidak menggunakan undangan resmi melainkan sistem pendaftaran mandiri, sehingga anggota dengan latar belakang profesi yang beragam dapat berpartisipasi tanpa terbebani jadwal. Pendekatan ini mencerminkan fleksibilitas organisasi dalam menyesuaikan diri dengan dinamika modern.

Dalam sambutannya, Agus Sunaryo menekankan urgensi pengkaderan yang berkualitas. Ia mengingatkan bahwa Indonesia menatap target Indonesia Emas 2045 yang masih berjarak 19 tahun. Oleh karena itu, kader harus dipersiapkan secara matang agar siap bersaing di tingkat nasional dan global. “Jangan sampai adik‑adik menjadi ‘generasi cemas’ atau ‘generasi lemas’. Organisasi ini adalah kawah candradimuka supaya kalian menjadi orang yang berguna bagi bangsa,” ujarnya, mengutip pernyataan yang pernah dirilis oleh kebumenkab.go.id.

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, memberikan apresiasi atas peran strategis KAHMI selama ini. Ia menyampaikan kabar baik terkait perbaikan makroekonomi daerah. Setelah bertahun‑tahun menempati posisi terendah dalam angka kemiskinan di Jawa Tengah, pada tahun 2025 Kebumen berhasil naik menjadi peringkat kedua termiskin. “Alhamdulillah, di tahun 2025 kita mulai melihat pergerakan. Kebumen tidak lagi berada di posisi paling bawah, tetapi berada di peringkat kedua termiskin di Jawa Tengah. Ini menunjukkan ada upaya yang mulai berjalan, meskipun pekerjaan rumah kita masih panjang,” kata Bupati.

Selanjutnya, Bupati menegaskan fokus pemerintah daerah pada langkah nyata yang menyentuh lapangan, mulai dari penguatan ekonomi desa hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia berharap KAHMI dan HMI dapat berperan aktif memberikan masukan konstruktif serta menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan riil masyarakat. “KAHMI memiliki pengalaman dan jejaring, sementara HMI memiliki energi dan idealisme. Jika keduanya berjalan bersama dan bersinergi dengan pemerintah, ini akan menjadi kekuatan besar untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kebumen,” tuturnya.

Acara silaturahmi ini tidak hanya menjadi forum dialog, tetapi juga menjadi sarana evaluasi program pengkaderan yang telah berjalan. Peserta mengungkapkan harapan agar pelatihan kepemimpinan, workshop kebijakan publik, dan kegiatan sosial dapat lebih terstruktur serta melibatkan generasi muda secara lebih intensif. Menurut beberapa peserta, adanya sistem pendaftaran mandiri membuka peluang bagi profesional muda yang sebelumnya kesulitan mengatur waktu untuk terlibat aktif.

Kesimpulannya, pertemuan lintas generasi MD KAHMI Kebumen menegaskan bahwa pengkaderan yang kuat merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan organisasi dan kesejahteraan daerah. Dengan dukungan pemerintah daerah, sinergi antara KAHMI dan HMI dapat menjadi katalisator perubahan positif, mencegah munculnya generasi yang cemas, dan menyiapkan pemimpin masa depan yang kompeten serta berdaya saing. Keberhasilan Kebumen dalam menurunkan angka kemiskinan menjadi bukti bahwa kolaborasi antara lembaga pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan dapat menghasilkan dampak yang signifikan bagi masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.