News

Era Baru Manchester City: Enzo Maresca Hadirkan Perubahan Besar

Era Baru Manchester City: Enzo Maresca Hadirkan Perubahan Besar
Era Baru Manchester City: Enzo Maresca Hadirkan Perubahan Besar
A− A+

Fokus Jepara – Manchester City telah memulai era baru di bawah kepemimpinan pelatih Enzo Maresca. Maresca yang baru saja meninggalkan Chelsea, membawa harapan baru bagi tim untuk meraih gelar juara di musim 2026/2027. Untuk mendapatkan Maresca, Manchester City harus merogoh kocek sebesar £17 juta atau sekitar Rp402 miliar sebagai kompensasi kepada Chelsea.

Maresca sendiri memiliki torehan yang cukup baik selama menjadi pelatih. Ia berhasil mempersembahkan gelar Liga Konferensi UEFA 2024/2025 dan Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 kepada Chelsea. Selain itu, Maresca juga pernah melatih Juventus, Sevilla, Palermo, dan Leicester City.

Baca juga:

Di bawah kepemimpinan Maresca, Manchester City berencana melakukan perombakan besar-besaran. Beberapa pemain senior seperti Nathan Ake, Ruben Dias, dan Rico Lewis, berada dalam situasi tidak pasti dan berpotensi meninggalkan tim. Sementara itu, Manchester City juga telah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan gelandang Nottingham Forest, Elliot Anderson, dengan biaya transfer sebesar £116 juta atau sekitar Rp2,79 triliun.

Keputusan Maresca untuk melakukan perombakan besar ini diyakini akan membawa perubahan signifikan pada tim. Namun, masih harus dilihat apakah perubahan ini akan membawa kesuksesan bagi Manchester City di musim mendatang.

Baca juga:

Sampai saat ini, Manchester City masih dalam proses perombakan dan belum diketahui secara pasti siapa saja pemain yang akan meninggalkan atau bergabung dengan tim. Namun, yang jelas adalah bahwa era baru di bawah Maresca telah dimulai dan fans Manchester City harus menanti dengan sabar untuk melihat bagaimana tim akan berperforma di musim mendatang.

Baca juga:

Alya Prameswari

Myrddin Mackynsie Abiola, atau yang akrab dipanggil "Myr" oleh tanaman hiasnya (karena tanaman tidak bisa berbicara), adalah penulis yang memulai karirnya pada tahun 2022. Surabaya menjadi tempat tinggalnya yang nyaman, meski ia lebih sering berselingkuh dengan jalan-jalan Indonesia demi liputan, berasa seperti reporter versi nomaden. Selain menulis dengan penuh semangat, Myr juga menghabiskan waktu mengamati bintang—mencari tahu apa yang dilakukan para bintang Hollywood ketika tidak terjebak dalam drama. Jadi, jika Anda melihat seseorang berjalan sambil memeluk pot monstera sambil mondar-mandir menatap langit malam, bisa dipastikan itu adalah Myr.

Mungkin Anda Suka