Pendidikan

Kesiapan Anak Masuk Sekolah Dasar: Apa Tanda-tandanya dan Kebijakan Baru

Kesiapan Anak Masuk Sekolah Dasar: Apa Tanda-tandanya dan Kebijakan Baru
Kesiapan Anak Masuk Sekolah Dasar: Apa Tanda-tandanya dan Kebijakan Baru
A− A+

Fokus Jepara – Pemerintah resmi memperbolehkan anak usia di bawah 7 tahun masuk Sekolah Dasar (SD) melalui Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025.

Dalam aturan tersebut, anak berusia minimal 5 tahun 6 bulan dapat mendaftar SD dengan syarat memiliki kecerdasan dan kesiapan psikis.

Pakar pendidikan mengingatkan bahwa kesiapan anak masuk SD tidak hanya ditentukan oleh usia ataupun kemampuan calistung.

Orang tua perlu memperhatikan kesiapan emosional, sosial, hingga kemandirian anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.

Dewan Pakar Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan, Bukik Setiawan, menyebut ada enam tanda anak sudah siap masuk SD.

Mulai dari mampu mengikuti instruksi sederhana, mandiri dalam kebutuhan dasar, hingga bisa bersosialisasi dengan teman sebaya.

Sebanyak 49,2 persen siswa kelas empat hingga enam menggunakan ponsel pintar selama lebih dari dua jam sehari setelah sekolah.

Kondisi ini semakin mengkhawatirkan karena sekitar 40 persen responden mengatakan mereka kesulitan untuk berhenti menggunakan ponsel.

Pemerintah Korea tengah menargetkan kontrol utama pada media sosial.

Menteri Pendidikan Choi Kyo-jin, terbuka untuk usulan pengembangan HP khusus yang digunakan dalam pembelajaran.

Ke depan, tujuh rancangan undang-undang yang bertujuan untuk membatasi atau mengurangi fungsi media sosial bagi anak di bawah umur sedang menunggu persetujuan di Majelis Nasional.

Kritikus menilai regulasi yang kaku bisa menghambat kemampuan anak-anak untuk mengembangkan literasi digital.

Maka dari itu, penting untuk memperhatikan kesiapan anak sebelum memasuki sekolah dasar dan mengatur penggunaan media sosial dengan bijak.

Kesimpulannya, kesiapan anak masuk sekolah dasar tidak hanya ditentukan oleh usia ataupun kemampuan calistung.

Pakar pendidikan mengingatkan orang tua perlu memperhatikan kesiapan emosional, sosial, hingga kemandirian anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.

Mungkin Anda Suka