Fokus Jepara – Ekonomi digital di Indonesia saat ini sedang mengalami perkembangan pesat, terutama dengan kehadiran stablecoin rupiah yang dipercaya dapat menjaga kedaulatan ekonomi digital nasional. CEO IDRX, Nathanael Christian, menekankan pentingnya stablecoin berbasis rupiah dalam pengembangan inovasi blockchain di Indonesia.
Menurut Nathanael, penggunaan stablecoin saat ini telah menjadi bagian penting dalam berbagai aktivitas keuangan berbasis blockchain. Namun, sebagian besar ekosistem global masih bergantung pada stablecoin yang dipatok terhadap dolar Amerika Serikat (USD), seperti USDT dan USDC.
Kehadiran stablecoin rupiah dapat membuka peluang lahirnya berbagai produk dan layanan yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar domestik. Dengan menggunakan stablecoin rupiah, pelaku industri dapat menciptakan produk inovasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Di sisi lain, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dapat berdampak pada harga barang-barang impor, termasuk baju dan sepatu. Ketua Umum Hippindo, Budihardjo Iduansjah, mengatakan bahwa harga baju dan sepatu berpotensi naik pada Juli 2026 imbas pelemahan rupiah.
Industri tekstil dan plastik merupakan salah satu sektor yang paling terdampak pelemahan rupiah. Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief, menjelaskan bahwa industri yang menggunakan bahan baku impor dan menjual produknya di dalam negeri merupakan sektor yang paling rentan terhadap pelemahan rupiah.
Oleh karena itu, pemerintah mendorong pemanfaatan fasilitas Local Currency Settlement (LCS) yang dikembangkan Bank Indonesia (BI) untuk membantu industri yang terdampak. Dengan skema ini, transaksi perdagangan dengan sejumlah negara mitra dapat menggunakan mata uang lokal, tanpa harus bergantung pada dolar AS.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, menjahit dapat menjadi salah satu keterampilan yang dapat membantu masyarakat dalam memperkuat ketahanan finansial keluarga. Dengan membuat pakaian sendiri, masyarakat dapat menghemat uang dan meningkatkan keseimbangan finansial.
Kesimpulan, kehadiran stablecoin rupiah dan pemanfaatan LCS dapat membantu menjaga kedaulatan ekonomi digital nasional dan membantu industri yang terdampak pelemahan rupiah. Sementara itu, keterampilan menjahit dapat menjadi salah satu cara untuk memperkuat ketahanan finansial keluarga di tengah ketidakpastian ekonomi global.







