Jateng

Kandang Ayam di Singajaya Garut Terbakar, Kerugian Capai Rp15 Juta

Kandang Ayam di Singajaya Garut Terbakar, Kerugian Capai Rp15 Juta
Kandang Ayam di Singajaya Garut Terbakar, Kerugian Capai Rp15 Juta
A− A+

Media Blora – Kebakaran melanda sebuah kandang ayam milik warga di Kampung Nangka Leah, RT 004/RW 005, Desa Cigintung, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut. Insiden yang terjadi pada Minggu (28/9/2026) sore itu diduga dipicu oleh sisa pembakaran sampah yang masih menyala dan terbawa angin. Akibatnya, kandang beserta puluhan ekor ayam hangus dan kerugian ditaksir mencapai Rp15 juta.

Kronologi kejadian bermula ketika pemilik kandang, seorang peternak lokal, sedang membakar sampah di sekitar pekarangan rumahnya. Api yang semula kecil tiba-tiba membesar karena tertiup angin kencang dan menjalar cepat ke bangunan kandang yang terbuat dari bilah bambu dan kayu. Warga yang melihat kejadian itu berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun karena material kandang mudah terbakar, api dengan cepat meludeskan seluruh bangunan.

Baca juga:

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp15 juta, meliputi bangunan kandang, puluhan ekor ayam, serta peralatan peternakan yang ada di dalamnya.

Kapolsek Singajaya yang dihubungi melalui sambungan telepon membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membakar sampah, terutama di musim kemarau yang membuat lingkungan mudah terbakar. “Kami mengingatkan warga untuk tidak membakar sampah sembarangan, apalagi di dekat bangunan atau lahan kering. Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan,” ujarnya.

Pemilik kandang mengaku pasrah atas musibah yang menimpanya. Ia berharap ada bantuan dari pemerintah desa maupun dinas terkait untuk memulihkan kembali usaha peternakannya yang menjadi sumber penghidupan keluarga. Warga sekitar juga bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran dan membantu meringankan beban korban.

Baca juga:

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, khususnya yang bersumber dari aktivitas sehari-hari seperti membakar sampah. Selain itu, perlu adanya edukasi mengenai tata cara membakar sampah yang aman, seperti memilih tempat terbuka, tidak membakar saat angin kencang, dan selalu mengawasi api hingga benar-benar mati.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut mencatat bahwa kasus kebakaran akibat sisa pembakaran sampah cukup sering terjadi di wilayah tersebut. Oleh karena itu, mereka terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan kebakaran. Masyarakat diharapkan dapat lebih proaktif dalam menjaga lingkungan dan melaporkan potensi bahaya kebakaran kepada pihak berwenang.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pemilik kandang dan warga yang pertama kali melihat api. Tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa ini, namun tetap menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.

Baca juga:

Kesimpulannya, kebakaran kandang ayam di Singajaya Garut ini menegaskan bahwa kelalaian kecil dalam membakar sampah dapat berakibat fatal. Diperlukan kesadaran kolektif untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Mungkin Anda Suka