Fokus Jepara – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang TK, SD, dan SMP di Kota Bandung telah dibuka mulai 8 Juni 2026, khusus untuk jalur afirmasi dan jalur prestasi. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, mengatakan bahwa SPMB 2026 dibagi menjadi dua tahap pendaftaran. Tahap 1 untuk jalur afirmasi dan prestasi, sementara tahap 2 untuk jalur domisili dan mutasi.
Secara teknis, jalur afirmasi dibagi menjadi dua dengan total kuota SD 15 persen, SMP 30 persen terdiri 20 persen penempatan dan 10 persen non-penempatan, sudah termasuk kuota 3 orang per sekolah bagi murid berkebutuhan khusus. Persyaratan untuk mendaftar jalur afirmasi antara lain warga Kota Bandung, dan untuk jalur afirmasi berkebutuhan khusus perlu melampirkan surat rekomendasi dari Unit Layanan Disabilitas (ULD) Dinas Pendidikan Kota Bandung.
Sementara itu, di Provinsi Banten, proses pendaftaran SPMB SMA Negeri dimulai pada 10 Juni 2026, pukul 00.00 WIB. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten menjamin server aman tanpa ada gangguan selama proses pendaftaran. Pada tahun ini, ada 6 jalur yang dibuka dengan waktu pendaftaran dan kuota berbeda.
Di Kota Semarang, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 mulai 8 Juni 2026. Pemkot Semarang membuka peluang pendaftaran bagi warga pendatang yang berdomisili di Kota Semarang serta mengintegrasikan sekolah swasta gratis ke dalam sistem daring SPMB.
Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng, menuturkan bahwa kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam memperluas akses pendidikan sekaligus mengoptimalkan daya tampung sekolah di seluruh wilayah ibu kota Jawa Tengah. Bagi anak perantau, mereka cukup melampirkan surat keterangan domisili yang bisa didapatkan dari kelurahan melalui pengurus RT setempat.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyiapkan sebanyak 9.976 kursi untuk penerimaan peserta didik baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri Tahun Ajaran 2026/2027. Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan, proses SPMB tahun ini akan dibagi dalam beberapa jalur penerimaan yang mulai dibuka pada 13 Juli 2026.
Pemkot Tangsel berkomitmen memastikan proses SPMB berjalan transparan serta memberikan akses pendidikan yang merata bagi masyarakat. Setiap tahun terdapat sekitar 25.000 lulusan SD di Tangsel, dengan 12.000 hingga 15.000 di antaranya mendaftar ke SMP negeri. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, Pemkot terus menambah kapasitas pendidikan.
Kesimpulan dari informasi di atas adalah bahwa proses pendaftaran SPMB 2026 untuk jenjang TK, SD, dan SMP telah dibuka di beberapa kota, termasuk Kota Bandung, Provinsi Banten, Kota Semarang, dan Tangerang Selatan. Masing-masing kota memiliki jalur pendaftaran dan kuota yang berbeda, namun semua memiliki komitmen untuk memastikan proses SPMB berjalan transparan dan memberikan akses pendidikan yang merata bagi masyarakat.








