Bupati Paramitha Lantik 14 Kepala Desa PAW, Tekankan Peran Strategis Desa dalam Pembangunan
MediaBlora – 21 April 2026 | BREBES, KABUPATEN BREBES – Pada Senin (23 April 2024) Bupati Paramitha Widya Kusuma secara resmi melantik empat belas (14) Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) di Balai Desa Kecamatan Brebes Tengah. Acara seremonial yang berlangsung sederhana namun sarat makna itu dihadiri oleh para perwakilan perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga dekat para kepala desa terpilih.
Dalam sambutannya, Bupati Paramitha menegaskan bahwa desa memegang peran strategis sebagai ujung tombak pembangunan berkelanjutan. “Desa bukan sekadar unit administratif, melainkan motor penggerak utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kepala desa yang terpilih harus mampu menjadi penghubung efektif antara kebijakan pemerintah pusat, provinsi, dan kebutuhan riil warga,” ujarnya dengan tegas.
Serangkaian proses seleksi yang ketat telah dilakukan selama tiga bulan terakhir, melibatkan verifikasi dokumen, wawancara, serta penilaian kompetensi kepemimpinan. Dari ratusan calon, empat belas orang terpilih sebagai kepala desa PAW, masing‑masing ditugaskan untuk memimpin desa yang tengah menunggu kepemimpinan tetap.
Berikut adalah beberapa poin penting yang diangkat dalam acara pelantikan:
- Penguatan kapasitas aparatur desa melalui pelatihan manajemen keuangan, perencanaan pembangunan, dan pemberdayaan ekonomi kreatif.
- Peningkatan pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi informasi, termasuk sistem e‑des atau aplikasi layanan terpadu desa.
- Pengembangan program pertanian berkelanjutan dan diversifikasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada sektor pertanian tradisional.
- Peningkatan infrastruktur dasar seperti jalan desa, jaringan listrik, dan akses air bersih.
- Kolaborasi intensif antara pemerintah kabupaten, dinas terkait, serta lembaga swadaya masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan program.
Setelah melantik, masing‑masing Kades PAW menyampaikan komitmen mereka. Salah satu kepala desa, Siti Nurhaliza, menggambarkan harapannya: “Saya bertekad menjadikan desa kami contoh dalam penerapan pertanian organik dan pemberdayaan perempuan melalui pelatihan keterampilan. Dukungan Bupati dan pemerintah kabupaten sangat vital untuk mewujudkannya.”
Para Kades PAW juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan program. Mereka berjanji akan mengadakan musyawarah desa secara periodik, membuka ruang aspirasi warga, serta memastikan transparansi dalam pengelolaan anggaran desa.
Selain menyoroti peran strategis desa, Bupati Paramitha menambahkan bahwa pemerintah kabupaten akan memperkuat mekanisme monitoring dan evaluasi. “Kami akan membentuk tim khusus yang terdiri dari perwakilan dinas, akademisi, dan unsur masyarakat untuk menilai kinerja masing‑masing kepala desa secara objektif,” jelasnya. Tim tersebut diharapkan dapat memberikan umpan balik konstruktif serta rekomendasi perbaikan secara berkala.
Langkah strategis lain yang disampaikan adalah integrasi program pembangunan desa dengan agenda pembangunan daerah (RKP). Dengan demikian, setiap desa akan memiliki rencana kerja yang selaras dengan target Kabupaten Brebes, termasuk dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan hidup.
Penguatan peran desa juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat lokal. Pemerintah kabupaten berencana membuka beasiswa bagi pelajar berprestasi dari desa, serta mengadakan pelatihan vokasi yang relevan dengan potensi ekonomi daerah, seperti budidaya ikan lele, pembuatan kerajinan rotan, dan pemasaran hasil pertanian secara digital.
Para hadirin memberikan aplaus hangat kepada Bupati setelah ia menutup acara dengan harapan agar para Kades PAW dapat menjadi teladan kepemimpinan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. “Kita bersama-sama menapaki jalur pembangunan yang inklusif. Desa adalah pondasi kuat bangsa, dan dengan kepala desa yang kompeten, masa depan akan semakin cerah,” pungkasnya.
Acara pelantikan ini menandai babak baru dalam upaya revitalisasi desa di Kabupaten Brebes. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, sinergi antar pemangku kepentingan, serta komitmen kuat dari para kepala desa, diharapkan desa-desa di wilayah ini dapat bertransformasi menjadi pusat inovasi, kesejahteraan, dan ketahanan pangan. Keberhasilan ini tidak hanya akan meningkatkan taraf hidup warga, tetapi juga menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengoptimalkan peran strategis desa sebagai ujung tombak pembangunan nasional.
Komentar (0)