Empat Kandidat Lolos Seleksi Administrasi Sekda Kendal Siap Hadapi Assessment Center

Oleh Dedi Kurniawan 20 Apr 2026, 05:51 WIB 0 Views

MediaBlora – 20 April 2026 | Proses seleksi pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kendal memasuki fase penting setelah tahap administrasi selesai. Dari 25 pelamar yang mendaftar pada periode perpanjangan pendaftaran kedua tahun 2026, hanya empat nama yang berhasil memenuhi persyaratan dan dinyatakan lolos. Keempat kandidat tersebut kini akan melanjutkan ke tahapan uji kompetensi yang dijadwalkan pada 17 hingga 18 April 2026.

Empat kandidat terpilih merupakan pejabat senior yang saat ini memegang posisi strategis di lingkungan pemerintah daerah. Mereka adalah:

Keputusan ini disampaikan oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, dalam sebuah pertemuan dengan panitia seleksi. Ia menjelaskan bahwa pada tahap pertama, pendaftaran dibuka namun tidak ada pelamar yang memenuhi syarat. “Tahap kedua ini yang lolos administrasi hanya empat orang,” ujar Bupati, menekankan ketatnya kriteria yang diterapkan.

Selain empat kandidat yang lolos, satu pelamar tidak dapat melanjutkan proses karena tidak memenuhi persyaratan administrasi. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Hudi Sambodo, menjadi satu-satunya yang tidak lolos pada tahap ini.

Seleksi Sekda Kendal dikelola secara terbuka oleh Panitia Seleksi (Pansel) yang dipimpin oleh Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno. Pansel terdiri dari lima anggota, meliputi akademisi Prof. Adi, Dr. Tuhana dari Universitas Negeri Semarang, praktisi Don Murdono, serta Bambang Dwiyono. “Prosesnya semua kami serahkan kepada Pansel. Mudah-mudahan semuanya lancar,” tambah Bupati.

Uji kompetensi selanjutnya akan menggunakan metode assessment center, sebuah pendekatan yang menilai kandidat melalui simulasi kerja, studi kasus, dan wawancara kompetensi. Metode ini dirancang untuk mengukur kemampuan kepemimpinan, manajemen sumber daya manusia, serta keterampilan strategis yang dibutuhkan seorang Sekda.

Jadwal assessment center telah ditetapkan pada 17‑18 April 2026, memberi cukup waktu bagi para kandidat untuk mempersiapkan diri. Selama dua hari tersebut, mereka akan menghadapi serangkaian tes yang meliputi presentasi rencana kerja, diskusi kelompok, serta penilaian psikologis. Hasil evaluasi akan menjadi dasar utama dalam penetapan kandidat terpilih untuk mengisi jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal.

Transparansi dalam proses seleksi menjadi poin penting bagi pemerintah daerah. Semua tahapan, mulai dari pengumuman pendaftaran, verifikasi administrasi, hingga pelaksanaan assessment center, dipublikasikan melalui situs resmi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kendal. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap integritas proses rekrutmen pejabat tinggi daerah.

Keempat kandidat yang berhasil lolos administrasi memiliki rekam jejak yang cukup beragam. Agus Dwi Lestari, yang saat ini menjabat sebagai Penjabat Sekda, telah mengemban tanggung jawab sementara sejak terjadinya kekosongan jabatan. Ardhi Prasetiyo dikenal memiliki pengalaman dalam mengelola komunikasi publik dan transformasi digital di Dinas Komunikasi dan Informatika. Wahyu Yusuf Akhmadi, sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, memiliki latar belakang dalam pengelolaan arsip serta literasi informasi. Sementara Achmad Ircham Chalid, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, telah berkontribusi dalam pengembangan program pemuda dan event olahraga di wilayah Kendal.

Dengan latar belakang yang kuat, keempat kandidat diharapkan dapat bersaing ketat dalam assessment center dan menunjukkan kemampuan yang sesuai dengan mandat Sekda, yakni mengkoordinasikan seluruh perangkat daerah, mengoptimalkan pelayanan publik, serta mendukung pelaksanaan kebijakan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Hasil akhir seleksi diperkirakan akan diumumkan tidak lama setelah penyelesaian assessment center. Jika terpilih, kandidat tersebut akan resmi diangkat menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, menggantikan posisi sementara dan memulai tugas baru dalam mendukung agenda pembangunan yang telah direncanakan oleh pemerintah Kabupaten Kendal.

Keseluruhan proses ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk menegakkan prinsip meritokrasi, memastikan bahwa posisi strategis diisi oleh calon yang paling kompeten dan berintegritas. Dengan seleksi yang terbuka dan berbasis kompetensi, diharapkan layanan publik di Kabupaten Kendal dapat terus meningkat, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.