Iwan Setiawan Akui Keunggulan PSMS Medan, Sriwijaya FC Pulang Tanpa Poin di Laga Sengit
MediaBlora – 21 April 2026 | Pertandingan Liga 2 antara PSMS Medan dan Sriwijaya FC yang digelar pada Senin, 20 April 2026, menyajikan aksi yang penuh ketegangan dan intensitas tinggi. Dalam duel dua tim dengan karakter militan ini, PSMS berhasil mengamankan tiga poin, sementara Sriwijaya harus menelan kekalahan tanpa mengumpulkan satupun poin.
Sejak peluit pertama, kedua kubu menunjukkan tekad yang kuat untuk mendominasi lapangan. PSMS, yang bermain di kandang, memanfaatkan dukungan suporter lokal untuk menekan lawan secara konsisten, sementara Sriwijaya berusaha menahan serangan demi menahan keunggulan lawan.
Pelatih Sriwijaya FC, Iwan Setiawan, tidak segan mengakui kualitas lawan. Ia menyatakan, “Pertandingan tadi cukup menarik, kedua tim sama-sama menunjukkan karakter yang kuat, disiplin, dan tidak mau kalah.” Pernyataan tersebut mencerminkan rasa hormatnya terhadap performa PSMS yang dianggap lebih unggul pada malam itu.
Analisis taktik menunjukkan PSMS memanfaatkan kecepatan sayap kiri serta penetrasi tengah yang tajam. Gol penentu kemenangan datang pada menit ke-58 setelah serangan balik yang terorganisir, memaksa Sriwijaya beralih ke strategi defensif sambil mencari peluang lewat set‑piece.
Meski berada di posisi tertinggal, Sriwijaya tetap berusaha menambah tekanan. Iwan menegaskan, “Kami tetap mencoba bermain maksimal sepanjang pertandingan meskipun hasil akhirnya belum berpihak kepada kami,” menambah bahwa timnya tidak akan menyerah sebelum peluit akhir.
Serangan balasan Sriwijaya sempat mengancam gawang PSMS pada menit ke-73, namun pertahanan PSMS berhasil menahan bola dengan tegas. Kesempatan emas bagi Sriwijaya terlewat karena keputusan wasit yang menolak satu tendangan penalti yang dipertanyakan.
Setelah laga berakhir, Iwan Setiawan menekankan pentingnya evaluasi. “Ke depan tentu ini akan menjadi bahan perbaikan agar tim bisa tampil lebih baik lagi,” ujar sang pelatih, menandakan bahwa timnya akan melakukan perombakan taktik sebelum pertandingan berikutnya.
Di sisi lain, pelatih PSMS, Dedi Satria, menyambut kemenangan dengan penuh kebanggaan. Ia memuji kerja keras para pemain serta dukungan suporter yang tak kenal lelah. “Kami berterima kasih kepada para pendukung yang selalu memberi energi positif pada tim,” ujarnya.
Reaksi para penggemar pun beragam. Suporter PSMS mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan, sementara kelompok pendukung Sriwijaya mengekspresikan kekecewaan namun tetap optimis akan perbaikan di laga selanjutnya.
| Tim | Skor | Hasil |
|---|---|---|
| PSMS Medan | 1 | Menang |
| Sriwijaya FC | 0 | Kalah |
Statistik pertandingan mencatat total tembakan ke arah gawang sebanyak 14 kali, dengan 7 di antaranya berhasil mengarah ke tiang gawang. Kepemilikan bola lebih didominasi PSMS sebesar 58%, menegaskan kontrol permainan mereka sepanjang 90 menit.
Kesimpulannya, pertandingan ini tidak hanya menegaskan superioritas PSMS Medan di atas kertas, tetapi juga menyoroti sikap sportifitas Iwan Setiawan yang mengakui keunggulan lawan sambil tetap bertekad memperbaiki performa timnya. Kedepannya, Sriwijaya FC diharapkan dapat mengoptimalkan strategi dan mentalitas untuk kembali bersaing dalam kompetisi.
Komentar (0)