Bupati Lilis Nuryani Ceritakan Kedekatan dengan Wakilnya Saat Muscab DPC PKB Kebumen
MediaBlora – 21 April 2026 | Acara pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kebumen digelar pada Minggu, 19 April 2026, di Hotel Mexolie. Lebih dari seratus kader partai hadir, menyaksikan Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menyampaikan kisah pribadi yang mengungkap kedekatan politiknya dengan Wakil Bupati sekaligus Ketua DPC PKB Kebumen, Zaeni Miftah.
Lilis mengingat kembali awal pertemuan mereka pada tahun 2015, ketika ia masih berperan sebagai ibu rumah tangga dan pengusaha. Meskipun belum terjun ke dunia politik, ia sudah akrab dengan tokoh-tokok PKB, terutama Zaeni yang pada saat itu aktif mengajak tokoh lain, termasuk Pak Fuad, untuk bersaing dalam kontestasi Bupati. “Saya ingat betul, Pak Zaeni-lah yang dulu mengajak Pak Fuad untuk maju menjadi Bupati. Dulu, hampir setiap waktu buka puasa, beliau datang ke rumah mertua saya. Mertua saya selalu berpesan agar melayani tamu dengan baik, karena tamu adalah raja. Jadi, saya yang sibuk menyiapkan menu buka puasa untuk Pak Zaeni dan rombongan,” ujar Lilis di tengah tawa hadirin.
Kedekatan tersebut terus berkembang. Ketika partai mengusulkan Lilis sebagai kandidat Bupati, Zaeni memberi dukungan penuh dan menenangkan Lilis dengan berkata, “Tenang Bu, yang susah-susah bagian saya saja.” Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan Lilis tetap harus memimpin dan menanggung beban utama pemerintahan. Pengalaman itu menegaskan betapa kuatnya sinergi antara pemimpin eksekutif daerah dan tokoh partai lokal.
Selama sambutan, Bupati menyinggung simbol warna hijau PKB dan biru Nasdem, menggambarkan kolaborasi keduanya di Kabupaten Kebumen. Ia mengingatkan kader PKB dan Nasdem di DPRD untuk menyampaikan masukan kepada OPD dengan cara yang santun, bukan dengan suara keras. “Saya mohon khususnya kepada kader PKB dan Nasdem, jika ingin mengingatkan atau memberi masukan kepada OPD, gunakanlah cara yang santun dan baik. Jangan bicara keras-keras,” tegas Lilis.
Acara tersebut juga dihadiri oleh suami Bupati, Mohammad Yahya Fuad, serta anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Faiz Alauddien Reza Mardhika, dan sejumlah pimpinan OPD. Kehadiran mereka menambah nuansa kebersamaan antara pemerintah daerah dan partai politik yang menjadi mitra strategis dalam mengawal pembangunan.
Dalam penutupnya, Lilis menekankan pentingnya kolaborasi harmonis antara PKB, Nasdem, dan pemerintah daerah. “Selama satu tahun lebih kita berjalan bersama, saya melihat kerjasama yang kuat lahir dari komunikasi yang baik dan rasa saling percaya. Hal ini harus terus kita jaga, dengan tetap menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” ujarnya.
Sementara itu, Zaeni Miftah menjelaskan tujuan Muscab sebagai agenda regenerasi dan penyegaran struktur partai sesuai AD/ART PKB. Ia menyoroti pencapaian PKB pada Pemilu 2024, dimana partai berhasil mengamankan sebelas kursi legislatif, dan menegaskan tekad untuk tidak berpuas diri. “Target ke depan harus jauh melampaui hasil tersebut. Kami bertekad mempertahankan kemenangan ini dengan berkompetisi secara sehat dan terus merangkul berbagai komunitas masyarakat,” katanya.
Beberapa tokoh penting turut menyampaikan pandangan mereka, termasuk Wakil Ketua Umum DPP PKB Ida Fauziyah, yang mengingat kembali pengalaman politiknya di Kebumen pada Pilgub 2018. Ia menekankan bahwa persiapan Pemilu 2029 harus dimulai hari ini, melalui penguatan struktur organisasi di tingkat kabupaten dan kecamatan. “Struktur yang kuat adalah fondasi utama yang akan menopang keberhasilan partai,” ujarnya.
Musyawarah Cabang berlanjut dengan sidang pleno untuk merumuskan garis besar program kerja DPC PKB Kebumen periode berikutnya serta penetapan susunan kepengurusan baru. Proses ini diharapkan dapat menyiapkan kader partai yang lebih profesional dan siap mengisi posisi strategis dalam pemerintahan daerah.
Kesimpulannya, pertemuan Muscab DPC PKB Kebumen tidak hanya menjadi ajang formalitas organisasi, melainkan juga menjadi panggung bagi Bupati Lilis Nuryani menegaskan hubungan personal dan profesionalnya dengan Wakil Bupati Zaeni Miftah. Kedekatan yang terjalin sejak 2015 terbukti menjadi faktor pendorong kolaborasi politik yang produktif, sekaligus mencerminkan komitmen bersama untuk mengutamakan kepentingan rakyat Kebumen melalui pendekatan yang santun, terbuka, dan berlandaskan kepercayaan.
Komentar (0)