Bupati Kebumen Puji Potensi Jas Hujan, Janjikan Lapangan Kerja Baru di Halalbihalal Industri Lokal
MediaBlora – 21 April 2026 | Trio Azana Style Hotel menjadi saksi pertemuan hangat antara Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dengan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) sektor jas hujan pada Minggu, 19 April 2026. Acara halalbihalal yang digelar oleh Enstein Group ini tidak hanya sekadar silaturahmi, melainkan juga menjadi ajang penilaian atas kemajuan industri rumahan yang kini berperan penting dalam perekonomian daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menekankan bahwa wilayah Bojongsari dan Tanahsari memiliki keunggulan kompetitif yang luar biasa. Kedua desa tersebut menjadi rumah bagi ribuan perajin jas hujan yang mampu mengelola produksi secara mandiri, menghasilkan omzet yang signifikan meski beroperasi dari rumah. “Saya sangat bangga dan tidak menyangka bahwa di rumah‑rumah warga terdapat produksi jas hujan dengan skala yang besar. Ini membuktikan bahwa Kebumen telah mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,” ujar Nuryani, mengutip pernyataan yang dirilis oleh situs resmi Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Enstein Group, perusahaan yang bermula dari desa Tanahsari, menjadi contoh konkret bagaimana UMKM dapat berkembang menjadi entitas bisnis yang lebih terstruktur. Pendiri dan pemilik grup, H Soderi, dipuji oleh sang bupati atas kegigihan dan inovasinya dalam mengoptimalkan bahan baku lokal serta memasarkan produk secara luas. Keberhasilan Enstein Group tidak hanya meningkatkan pendapatan para pengrajin, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi generasi muda yang sebelumnya terhambat oleh keterbatasan lapangan kerja.
Pemerintah Kabupaten Kebumen berkomitmen untuk menyediakan bantuan modal yang bersifat mikro, sehingga pengrajin dapat meningkatkan kapasitas produksi tanpa harus menanggung beban finansial yang berat. Selain itu, program pelatihan akan meliputi teknik produksi yang lebih efisien, penggunaan bahan ramah lingkungan, serta strategi pemasaran digital yang dapat memperluas jangkauan produk hingga ke pasar nasional bahkan internasional.
Untuk meninjau langsung proses produksi, Bupati Lilis Nuryani menjadwalkan kunjungan kerja ke sentra produksi di Tanahsari. Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai tantangan yang dihadapi para pengrajin serta membuka ruang dialog yang konstruktif antara pemerintah dan pelaku usaha.
Acara halalbihalal juga diwarnai dengan kegiatan pengundian hadiah yang menarik. Dua nomor hadiah utama berupa sepeda motor matic dipilih secara acak, sementara lima unit sepeda motor lainnya diberikan kepada peserta dengan poin belanja tertinggi. Selain itu, hadiah lain seperti televisi, kulkas, mesin cuci, dan kipas angin juga disiapkan untuk menambah semarak suasana.
- 2 unit sepeda motor matic (hadiah utama)
- 5 unit sepeda motor (poin belanja tertinggi)
- 1 unit televisi
- 1 unit kulkas
- 1 unit mesin cuci
- 1 unit kipas angin
Penyerahan hadiah tersebut tidak hanya sekadar bentuk apresiasi, melainkan juga simbol dukungan terhadap konsumen setia yang telah membantu memperluas jaringan distribusi produk jas hujan. Bupati menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan konsumen merupakan kunci untuk mengangkat UMKM Kebumen ke level yang lebih tinggi.
Melalui program-program yang direncanakan, diharapkan kebijakan lokal dapat menanggapi dinamika pasar yang semakin kompetitif. Penggunaan teknologi informasi, misalnya, akan dipromosikan agar para pengrajin dapat memasarkan produk mereka melalui platform e‑commerce, mengurangi ketergantungan pada perantara tradisional.
Secara keseluruhan, acara halalbihalal ini menegaskan kembali komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM. Bupati Lilis Nuryani menutup pertemuan dengan harapan bahwa kebijakan yang diambil akan memperkuat kemandirian ekonomi daerah, sekaligus membuka lapangan kerja yang lebih beragam bagi warga Kebumen.
Dengan langkah konkret yang diambil, Kebumen berpotensi menjadi contoh sukses bagi daerah lain yang ingin mengoptimalkan potensi industri rumahan. Keberhasilan industri jas hujan ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga pengrajin, tetapi juga menegaskan peran strategis UMKM dalam membangun fondasi ekonomi yang berkelanjutan.
Komentar (0)